
Karawang – Puluhan warga di Karawang Jawa Barat mengalami keracunan usai menyantap nasi bungkus yang mereka dapat dari acara Muharaman di sebuah majlis ta’lim. Akibatnya satu orang meninggal dunia dan puluhan lainnya masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat dan dua rumah sakit lainnya. Kebanyakan warga korban keracunan mengaku, mengalami pusing, mual, muntah-muntah dan juga diare.
Sebanyak dua puluh satu warga, dari empat puluh warga, di Kampung Mekarsari, Desa Cikampek utara, Kecamatan Kotabaru, Karawang, Jawa Barat, menuju ke puskesmas untuk mendapatkan obat dan perawatan. Kini tinggal lima belas warga yang masih menjalani perawatan medis karena kondisinya cukup parah. Nurjanah, salah satu korban keracunan menjelaskan jika dirinya merasa pusing, mual dan muntah – untah disertai diare setelah menyantap nasi bungkus yang dibawa ibunya usai mengikuti acara muharaman di majlis ta’lim kamis sore kemarin.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kotabaru, dr. Sari Ali Astuti, menjelaskan, korban yang ke puskesmas Kotabaru kebanyakan mengalami gejala yang sama. Yaitu, mual, muntah-muntah, pusing, dengan diare. Puluhan warga yang ke puskesmas Kotabaru terduga mengalami keracunan akibat mengkonsumsi makanan yang sama. Yaitu nasi bungkus yang jamaah bagikan usai mengikuti acara muharaman di sebuah majlis ta’lim.
Akibat peristiwa keracunan masal itu, satu orang warga meninggal dunia. Sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan medis di puskesmas Kotabaru dan dua rumah sakit lainnya. Di samping itu, Dinas Kesehatan langsung menindaklanjuti peristiwa tersebut dengan terus berkoordinasi dengan puskesmas dan desa setempat. Koordinasi ini bertujuan agar semua warga yang keracunan tertangani dengan cepat. (mm)







