spot_img
Selasa, Maret 17, 2026
Beranda DKI Jakarta Kapolri: Akhir Agustus Warga Jawa Timur Terima Hadiah Herd Immunity

Kapolri: Akhir Agustus Warga Jawa Timur Terima Hadiah Herd Immunity

310

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo optimis pada akhir Agustus 2021 nanti, di Provinsi Jawa Timur bakal segera terbentuk kekebalan kelompok atau Herd Immunity terhadap Covid-19. Hal tersebut Sigit sampaikan saat melakukan tinjauan vaksinasi massal bersama Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, di Mall Grand City Surabaya. Kegiatan ini terselenggara oleh WALUBI yang bekerjasama dengan Perwakilan Kodam V/Brawijaya, Jumat (9/7/2021).

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, dengan kekompakan Forkompinda Jawa Timur, maka target 300.000 vaksinasi dalam sehari dapat terwujud. Mengingat, di wilayah tersebut rerata sudah melakukan vaksinasi sebanyak 165.000 perhari.

“Harapannya apabila hal tersebut bisa bertahan dan meningkat di angka 300.000, maka di akhir Agustus akan menjadi hadiah bagi masyarakat Jawa Timur. Mencapai Herd Immunity,” kata Sigit usai tinjauannya.

Sigit juga mengapresiasi soliditas dan kekompakan jajaran Forkompinda Jawa Timur. Pasalnya, pelaksanaan vaksinasi massal dapat melebihi target. Dengan begitu, target Presiden Indonesia Joko Widodo terkait dengan Herd Immunity bakal segera terwujud. “Terus semangat, jaga jarak,  dan pakai masker karena Covid-19 masih ada di sekitar kita. Sayangi keluarga, sayangi saudara, sayangi teman-teman kita,” ujar Sigit. Dalam kesempatan tersebut, Sigit kembali mensosialisasikan kepada masyarakat soal pentingnya kebijakan PPKM Darurat di Pulau Jawa-Bali.

Mantan Kabareskrim Polri itu menjelaskan bahwa PPKM Darurat merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Sehingga, inti dan tujuan dari kebijakan tersebut adalah keselamatan seluruh rakyat Indonesia. “Ada tiga hal penting dalam pelaksanaannya. Yaitu, pengaturan dan pembatasan mobilitas masyarakat, perkuatan kegiatan PPKM Mikro, dan vaksinasi,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menyebut bakal mendorong pemerintah. Dalam hal ini Kementerian Kesehatan dalam mendistribusikan vaksin sesuai kebutuhan. Kurang lebih 23 juta masyarakat yang perlu mendapat suntikan. Saat ini 7,9 juta masyarakat telah tervaksin.

Usai meninjau vaksinasi massal, rombongan Panglima TNI dan Kapolri melakukan pemantauan langsung ke pos PPKM Mikro Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Desa Sawotratap terdiri dari 11 RW dan 60 RT. Jumlah penduduk sebanyak 11.500 jiwa. Kasus terkonformasi sebanyak 81, kesembuhan 23 kasus, kematian 3 kasus, dan kasus aktif 53.

Fasilitas tes RT-PCR yang tersedia di Puskesmas Gedangan kapasitas pengetesan maksimal sebanyak 15-20 sampel perhari. Dengan kecepatan hasil pengetesan persampel selama 1-2 hari. Sampai tanggal 7 Juli 2021, jumlah warga Desa Sawotratap yang mendapat vaksin sebanyak 2.308.

Pada kesempatan itu, Panglima dan Kapolri sempat berdialog dengan warga yang melakukan isolasi mandiri melalui virtual. Warga tersebut mengaku sudah terlayani dengan baik oleh petugas. Terutama dalam hal kebutuhan sehari-hari, seperti sembako. “Alhamdulillah saya terlayani dengan baik. Sembako juga sudah,” kata warga tersebut.

Pesan Kapolri yang terakhir dalam agenda di Surabaya, “Untuk limbah maskernya tolong jangan sembarangan buangnya. Agar tidak menular,” kata Sigit. (me)