Bangkalan – Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Nico Afinta bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Mengumpulkan sejumlah tokoh ulama se Madura dan sejumlah pemudaย di Aula Universitas Trunojoyo Madura Kamis siang.
Pertemuan itu dilakukan, guna laksanakan deklarasi memberantas narkoba. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama elemen masyarakat. Karena peredaran barang haram yang kini kian mengkawatirkan di Madura terlebih di Jawa Timur.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta mengatakan, dalam sambutannya mengatakan kasus penyalahgunaan narkoba di Madura. Sebanyak 144 kasus selama 4 bulan yang ter ungkap. Oleh sebab itu, kami mengumpulkan semua elemen masyakarat. Sebagai bentuk untuk berkomitmen dalam menanggulangi dan memerangi peredaran narkoba di Jawa Timur. Selain itu mereka jugaย berencana akan membentuk kesatuan tugas khusus. Yang didalamnya terdapat sejumlah elemen tokoh masyakarat, termasukย langkah – langkah penegakan hukum.
Dengan pondasi dan stakeholder yang kuat, barang haram tersebut akan cepat diatasinya. Gubernur dan kapolda meminta peran tokoh agama untuk ikut aktif memberantas narkoba. Terutama dengan pendekatan agama kepada anak muda akan bahaya narkoba.
Banyaknya pengungkapan kasus narkoba, baik yang digerebek di dalam rumah maupun yang di cegat di jalanan, membuat prihatin banyak pihak. Karena pecandu narkoba kini tidak hanya dari kalangan orang dewasa, namun juga menyasar kalangan remaja.(red)







