Nganjuk – Jelang tahun baru imlek, puluhan patung dewa di Klenteng Hok Yoe Kiong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, satu persatu dimandikan. Ritual memandikan patung dewa ini rutin dilakukan Umat Tridarma menjelang Tahun Baru Imlek. Ritual itu sebagai bentuk bakti dan wujud syukur atas berkah yang melimpah pada tahun kemarin. Selain membersihkan patung dewa, mereka juga membersihkan sejumlah tempat-tempat beribadah di dalam klenteng.
Kurang lebih 12 patung dewa di beberapa altar Klenteng Hok Yoe Kiong, satu per satu dibersihkan dengan air yang ditaburi bunga dan pembersih. Dengan sangat hati-hati patung dewa ini pun dibersihkan menggukan kuas dan dibilas dengan air bunga.
Sebelum mulai membersihkan patung dewa, para Umat Tridarma telah melakukan upacara khusus untuk mengantar para dewa menuju nirwana. Saat itulah patung dewa kosong harus dibersihkan agar ketika kembali dari nirwana sudah dalam keadaan bersih.
Membersihkan klenteng dan memandikan patung dewa merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan para leluhur. Sehingga dengan adanya tradisi ini setiap momen Tahun Baru Imlek akan timbul suasa dan semangat baru serta dapat memberikan energi positif kepada umat yang datang untuk bersembahyang.
Sebastian Wuisan, Seksi Rohani Klenteng Hok Yor Kiong menjelaskan, ritual memandikan patung dewa ini merupakan ritual wajib yang rutin dilakukan oleh Umat Tri Dharma menjelang Tahun Baru Imlek. Umat Tridarma meyakini dengan memandikan patung dewa dapat memberikan berkah dan rejeki serta kesehatan bagi seluruh umat.
Aktivitas memandikan para dewa ini rutin dilakukan umat tri darma satu minggu sebelum Tahun Baru Imlek. Sementara, karena masih dalam pandemi Covid-19, pihak Klenteng membatasi umat yang akan melakukan sembahyang. (sh)







