Jatim Provinsi Assesment Level 1 Pertama di Pulau Jawa dan Bali

107

Jatim – Sinergi, kolaborasi, kekompakan, dan kerja keras dari Forkopimda Provinsi Jawa Timur bersama Forkopimda Kabupaten/Kota, Bupati/Walikota se-Jatim, dan seluruh elemen masyarakat terus kukuh dalam menangani Covid-19.

Dari langkah yang terlaksana, Provinsi Jatim mampu membuahkan hasil yang baik. Khususnya dalam penanganan Covid-19. Berdasarkan data Assesment Situasi Covid-19 tingkat Provinsi dari Kemenkes RI per 14 September 2021 yang rilis 15 September 2021, Jawa Timur pecah telur. Menjadi satu-satunya provinsi di Jawa yang masuk pada level 1.

Atas capaian tersebut, Khofifah kembali menyampaikan terima kasih atas sinergi dan kerja keras semua pihak dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Jatim.  “Alhamdulillah, Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi yang  pertama masuk pada level 1 sesuai assesment yang Kemenkes RI lakukan. Alhamdulillah, terima kasih. Ini adalah hasil kerja keras dari semua pihak. Termasuk bupati/walikota bersama Forkopimda se-Jatim, nakes dan elemen strategis dan sebagainya,” ujar orang nomor satu di Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (16/9).

Menurut Khofifah, dari total perkembangan level yang ada, membuat situasi assesment Provinsi Jatim berada di level 1. Assesment tersebut terlihat dari faktor tingkat kasus terkonfirmasi, tingkat pasien rawat RS, tingkat kematian, transmisi komunitas. Kemudian tingkat testing, tingkat tracing, tingkat treatment, dan kapasistas respon.

Tak hanya tingkat Provinsi Jawa Timur yang berada level 1, Khofifah menyampaikan bahwa terdapat 9 kabupaten/kota di Jatim masuk dalam level 1 sesuai assesment situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 14 September 2021. Di antaranya, Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Pasuruan. Ada juga Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Kabupaten Jember, Gresik, dan Banyuwangi.

Sementara untuk level 2 terdapat peningkatan dari 19 kabupaten/kota menjadi 26 kabupaten/kota per 14 September 2021. Di antaranya Tulungagung, Tuban, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Ponorogo, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto. Kemudian Malang, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri. Kota Batu, Kediri, Jombang, Bondowoso, Bojonegoro, dan Blitar.

“Kondisi seperti ini patut kita syukuri saat ini. Jatim sudah bebas zona merah, pada level 1 assesment Kemenkes RI. Vaksinasi terus kita gencarkan. Namun demikian, prokes jangan sampai lengah. Tetap jaga prokes agar kita segera bisa keluar dari pandemi,” pungkas Khofifah. (sti)