
Wonorejo, Kalibaru β Sekretariat Pendakian Gunung Raung melalui pesan singkat mengumumkan penutupan pendakian Gunung Raung, yang terletak di tiga kabupaten, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Keputusan ini ditempuh sebagai tindakan antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang marak terjadi di beberapa wilayah lain.
Penutupan ini tidak hanya menjadi langkah bijak untuk menjaga keselamatan para pendaki, tetapi juga memberikan napas bagi satwa serta menjaga kelestarian jalur pendakian. Sejak November tahun lalu, jalur pendakian Gunung Raung tak pernah sepi dari lalu-lalang pengunjung.
Eko Wahyudiyanto, Sekretaris Pendakian, mengajak semua pelancong yang memiliki niatan mendaki untuk menunda rencana mereka sementara waktu. Ia menegaskan bahwa akan ada informasi lebih lanjut terkait pembukaan jalur pendakian gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini.
Selama penutupan pendakian, tim Sekretariat Pendakian beserta para pemandu lokal yang biasanya mencari nafkah di sekitar lokasi pendakian akan mencari sumber penghidupan alternatif. Namun, jika jalur pendakian Gunung Raung kembali dibuka, mereka akan siap membersihkan jalur yang tertutup semak belukar.
Dalam konteks keberlanjutan dan keselamatan, penutupan sementara ini adalah langkah yang penting. Ini juga memberikan kesempatan bagi alam untuk pulih dan kembali subur. Pendakian yang bertanggung jawab adalah kunci untuk menjaga keindahan alam kita.







