Ibu Bayi Meninggal Tak Wajar, Ditetapkan Jadi Tersangka

97

Tulungagung – Kepolisian berhasil menetapkan A-Y, seorang warga Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, sebagai tersangka dalam kasus kematian bayi yang tidak wajar. Tersangka tak lain adalah ibu dari bayi tersebut. Hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa tersangka membekap bayi yang baru lahir tersebut karena bayi tersebut menangis.

Motif tersangka untuk membekap bayi ini adalah karena takut ketahuan oleh orang lain, karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar pernikahan bersama pacarnya yang kini bekerja di luar negeri.

Berdasarkan hasil otopsi, bayi perempuan ini meninggal dunia karena kehabisan oksigen. Warna biru pada kulit bayi menandakan kekurangan oksigen, dan rahang bayi juga ditemukan patah. Setelah dilahirkan, bayi tersebut menangis dengan sangat keras. Tersangka yang panik langsung membekap bayi hingga berhenti menangis. Namun, sayangnya bayi tersebut kemudian meninggal dunia.

Penahanan tersangka membutuhkan waktu lebih lama karena kondisinya yang belum pulih. Setelah melahirkan, tersangka mengalami pendarahan hebat dan sempat pingsan di rumah. Tersangka bahkan sempat dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya yang kritis. Saat ini, tersangka telah ditahan di Mapolres Tulungagung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

IPTU M. Anshori, Kasi Humas Polres Tulungagung, menyampaikan bahwa sebelumnya polisi telah membongkar sebuah makam bayi yang diduga mati tidak wajar. Akibat perbuatan tersangka, ia dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak yang memiliki ancaman hukuman 20 tahun penjara.