spot_img
Jumat, April 24, 2026
Beranda BERITA VIDEO Hujan Deras Berakibat Sungai Meluap, Lima Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

Hujan Deras Berakibat Sungai Meluap, Lima Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

216

Probolinggo – Hujan terjadi sejak sore hingga malam berakibat debit air naik dan sungai meluap berimbas air masuk ke rumah warga. Peristiwa ini terjadi di lima kecamatan di Probolinggo. Petugas TNI, polri, dan BPBD langsung membantu warga korban banjir setempat.

Hujan dengan intensitas tinggi membuat debit air sungai meluap ke permukaan. Hingga merendam rumah warga setempat beberapa hari yang lalu.

Banjir di Probolinggo ini sering kali terjadi akibat guyuran hujan deras dari lereng gunung bromo. Air sungai tidak bisa menampung debit air yang terus naik sampai meluap. Sejak pukul 15.30 sore hari, intensitas hujan tak henti, sampai malam hari.

Lima kecamatan yang terdampak antara lain, Kecamatan Tongas, Kecamatan Sumberasih, Kecamatan Dringu, Kecanatan Leces, dan Kecamatan Kraksaan.  Meski tak ada yang  terdampak parah, namun warga harus membersihkan air bercampur lumpur masuk ke dalam rumahnya.

Banjir juga menggenangi rumah warga di Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, sehingga, warga harus membersihkan air bercampur lumpur dari luapan sungai kedung galeng dringu.

Banjir masuk ke rumah warga pada malam hari. Terjadi dua kali banjir kiriman selama belum satu hari.

Pondok pesantren yang dekat dengan bantaran sungai kertosono kraksaan tak luput dari terjangan banjir. Banjir menggenangi halaman ponpes itu, dengan ketinggian tiga puluh centimeter sampai delapan puluh centimeter. Bahkan, jalan penghubung desa sebelah sempat terkendala akibat luapan air sungai yang menggenangi jalan.

Hingga kini, BPBD masih terus melakukan upaya membantu warga di lokasi terdampak banjir. Untuk bersih bersih rumah. Karena, air masih menggenangi rumah dan jalan sekitar.

Lebih lanjut, kepala bidang kedaruratan BPBD Kabupaten Probolinggo, Sugeng, menyebutkan, memang benar terjadi banjir di lima kecamatan di kabupaten probolinggo. Namun, tidak separah tahun sebelumnya. Banjir kali ini, karena curah hujan tinggi dan terjadi mulai sore hingga malam hari, di lereng pegunungan. (as)