spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Blitar Hasil Otopsi Tim Forensik Pasutri Tewas Tak Wajar di Blitar, Istri Kehabisan...

Hasil Otopsi Tim Forensik Pasutri Tewas Tak Wajar di Blitar, Istri Kehabisan Oksigen Suami Murni Gantung Diri

355

Blitar – Polisi terus menyelidiki kasus tewasnya pasangan suami istri di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jumat (9/7/2021) lalu. Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Ardyan Yudho, mengatakan, dari hasil otopsi, penyebab kematian sang istri, SA (32) adalah kekurangan oksigen karena dibekap. Serta warga temukan, terdapat luka akibat pukulan benda tumpul di wajah dan badan.

“Dari tim forensik RS Bhayangkara Kediri, keterangan awal untuk korban perempuan atau istri ini karena bekapan. Dengan demikian, ia kekurangan oksigen. Kemudian, ada pukulan benda tumpul di wajah dan di badan,” ujar Yudho, Senin (12/7/2021). Sedangkan suaminya, ZA (38), keterangan sementara murni meninggal karena gantung diri. “Ada luka sayatan di lengan bagian kiri tapi itu bukan penyebab kematian,” imbuhnya.

Yudho menambahkan, saat ini pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi. Setelah pemeriksaan saksi, pihaknya baru akan melakukan gelar perkara untuk menyimpulkan kasus yang menggegerkan warga Blitar tersebut.

“Sejauh ini sudah ada beberapa orang yang kami mintai keterangan, baru nanti akan kita lakukan gelar perkara baru nanti bisa disimpulkan,” jelasnya. Pasangan suami istri di Dusun Jetis, Desa Butun, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, tertemukan meninggal dunia secara tak wajar.   ZA (38) gantung diri di atas pohon rambutan setinggi lima meter di halaman belakang rumah. Sementara SA (32) meninggal dunia di dalam kamar dengan kondisi pintu kamar terkunci dari luar. (sk)