spot_img
Rabu, Mei 6, 2026
Beranda Blitar Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Blitar Minta Cicilan Hutang Bank Ditunda

Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Blitar Minta Cicilan Hutang Bank Ditunda

280

Blitar – Peternak ayam petelur di Blitar beramai-ramai mendatangi kantor bank BUMN di Kota Blitar, Selasa (14/9/2021). Mereka meminta agar bank BUMN itu memberikan kebijakan pemutihan bunga dan penundaan cicilan pokok pinjaman lewat bank BUMN. Ada dua bank BUMN yang didatangi para peternak. Diantaranya Bank BNI dan Bank BRI.

Suryono salah satu perwakilan peternak mengatakan, saat ini kondisi para peternak ayam petelur di Blitar sedang terpuruk. Pasalnya saat harga telur anjlok harga jagung justru melambung tinggi. Hal ini membuat mereka merugi sehingga tidak mampu membayar cicilan bank.

“Kami ini rata-rata memiliki tanggungan cicilan di bank. Mulai dari BNI, BRI hingga Bank Jatim. Kami datang kesini untuk menyampaikan keluh kesah dan aspirasi kami,” kata Suryono.

Dia mengatakan, saat ini harga jagung tembus Rp 6.500 perkilogram. Dengan harga tersebut idealnya harga telur harus di atas Rp 20.000. Namun yang terjadi, saat ini harga telur hanya Rp 13.600- Rp 13.700 perkilogram. Kondisi ini menjadikan para peternak tidak bisa memutar uang untuk mencicil angsuran bank.

“Kami ingin ada keringanan. Bisa semacam pemutihan bunga bank atau penundaan cicilan pokok bagi peternak,” imbuhnya.

Dia sangat berharap, pemerintah mendengar jeritan peternak. Karena aset mereka sudah habis digadaikan untuk usaha ternak ayam. “Yang jelas kami meminta keringanan. Nanti kalau kondisi ekonomi kembali membaik cicilan pokok tentu akan kami bayarkan,” pungkasnya.(sk)