
Pasuruan – Meriahnya gelaran Jambore OPOP kali ini sukses mencatat kehadiran 2.500 santriwan dan santriwati yang tumpah ruah dalam berbagai kegiatan memukau. Peserta dipanjatkan dengan penampilan memukau, mulai dari tarian sufi yang memikat hati hingga yel-yel OPOP yang memeriahkan semangat.
Momentum bersejarah ini tak lepas dari peran penting para santri dan santriwati yang dengan semangat tinggi turut berkontribusi dalam menampilkan lagu medley yang memukau ribuan penonton. Tidak hanya sekadar pertunjukan, OPOP kali ini menjadi saksi keberhasilan pesantren-pesantren di Jawa Timur, yang berhasil melampaui target capaian 2024 dalam mencetak santripreneur.
Gubernur Khofifah, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi khusus untuk semua pelaku OPOP Jawa Timur. Dengan bangga, beliau mengungkapkan bahwa hingga November 2023, jumlah santripreneur di Jatim telah melampaui target yang telah ditetapkan untuk tahun 2024. Keberhasilan ini menjadi dorongan besar untuk terus memacu semangat santri dan santriwati menjadi pengusaha-pengusaha sukses di masa depan.
Gubernur Khofifah juga memberikan penghargaan prestisius, OPOP Award 2023, dalam kategori Pesantrenpreneur atau Koppontren Berprestasi, Santripreneur, dan Sosiopreneur. Penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi pesantren dan santri dalam menggerakkan roda ekonomi di dalam pesantren.
Sebagai langkah konkret dalam mendukung ekonomi pesantren, Gubernur Khofifah turut menyerahkan sertifikat halal kepada Koppontren Bahrul Maghfiroh Alkarim Kabupaten Pasuruan. Selain itu, hibah OPOP senilai 50 juta rupiah diserahkan kepada Koperasi Pondok Pesantren Modern Surya Buana Malang, sementara Kredit Pinjaman LPDB KUMKM pola syariah senilai 4,95 juta rupiah diberikan kepada Koperasi Konsumen Pondok Pesantren Hidayatullah As Sakinah Surabaya.
Keberhasilan ini juga ditandai dengan pemberian tabungan secara simbolis kepada 3.000 santri dari 16 pondok pesantren di Jawa Timur. Selain itu, santunan BPJS juga diserahkan kepada 3 orang ahli waris, menunjukkan perhatian dan dukungan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Khofifah mengakhiri sambutannya dengan semangat baru, mendorong seluruh santri dan santriwati untuk terus maksimalkan potensi yang ada di sekitar pesantren, baik itu potensi internal maupun eksternal. Semoga prestasi dan semangat OPOP kali ini menjadi pelita bagi generasi penerus yang berwirausaha dan berkarya untuk kemajuan Jawa Timur yang lebih baik. Selamat ulang tahun yang pertama, OPOP! Semoga semakin berjaya di masa depan.







