
SIDOARJO – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Krian Sidoarjo. Dalam sidaknya kali ini, Khofifah bertujuan memastikan stok kebutuhan bahan pokok menjelang tahun baru aman, dengan harga yang stabil dan terkendali.
Tiba di Pasar Krian Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung meninjau sejumlah lapak dan berdialog dengan para pedagang.
Gubernur Khofifah mengecek harga kebutuhan pokok mulai dari daging ayam, daging sapi, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga beras dan minyak goreng.
Dalam sidak kali ini, Khofifah ingin memastikan kebutuhan bahan pokok terkendali dan aman menjelang akhir tahun.
Hasil sidak kali ini menunjukkan bahwa beberapa barang mengalami penurunan harga. Harga cabai, misalnya, turun dari 80 ribu menjadi 50-65 ribu rupiah per kilogram. Sementara itu, harga beras, telur, dan daging mengalami penurunan.
Pedagang pasar mengakui bahwa sejumlah komoditi mengalami penurunan harga. Namun, mereka memprediksi bahwa jika terjadi kenaikan harga di akhir tahun, kemungkinan kenaikannya tidak terlalu signifikan.
Sementara itu, harga komoditi bahan pokok di Pasar Krian sendiri adalah 32 ribu rupiah per kilogram untuk bawang merah, 32 ribu rupiah per kilogram untuk bawang putih, 36 ribu rupiah per kilogram untuk cutting, 65 ribu rupiah per kilogram untuk cabai rawit, 50 ribu rupiah per kilogram untuk cabai merah, 32 ribu rupiah per kilogram untuk daging ayam, dan 11 ribu rupiah per kilogram untuk beras medium.







