spot_img
Selasa, Maret 17, 2026
Beranda Banyuwangi Goweser Banyuwangi Tewas Digilas Trailer Asal Rembang

Goweser Banyuwangi Tewas Digilas Trailer Asal Rembang

302

Banyuwangi – Kecelakaan tragis melanda Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi pada Kamis pagi. Seorang warga bernama Abdul Abas, 65 tahun, tewas di lokasi kejadian setelah digilas truk trailer dengan nomor polisi S/8028/UP. Kejadian naas ini terjadi saat korban mengayuh sepedanya tidak jauh dari rumahnya yang berada di Jalan Kyai Haji Imam Bahri.

Sesaat setelah peristiwa itu, upaya evakuasi jasad korban dilakukan oleh petugas kepolisian dibantu relawan. Kondisi di sekitar TKP sempat kacau. Banyak warga dan pengguna jalan yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Ini menyebabkan kemacetan panjang. Petugas berupaya mengurai kemacetan dengan cara buka tutup jalur dan meminta warga agar tidak mendekati lokasi evakuasi.

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, lalu lintas di lokasi kejadian terpantau lengang. Diduga sopir trailer bernama Heriyanto, 28 tahun, asal Desa Trembes, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mengantuk dan tidak menyadari adanya pesepeda yang melintas di jalur yang sama dengan truk yang ia kemudikan.

Heriyanto, sebelumnya mengaku telah beristirahat di wilayah Rogojampi setelah melakukan aktivitas bongkar muatan bata ringan dari Kabupaten Gianyar, Bali. Namun, rasa kantuk yang belum hilang membuatnya memilih untuk melanjutkan perjalanan dengan tujuan Kecamatan Puger, Jember untuk mengambil muatan semen. Tragisnya, baru 15 kilometer perjalanan, truk yang dikemudikannya melindas Abdul Abas yang sedang mengayuh sepeda di depannya. Parahnya, meskipun bagian kepala Abdul Abas hancur tergilas ban trailer, sepedanya tetap utuh.

Dalam wawancara dengan Kanit Lantas Polsek Genteng, IPTU Nanang Wardhana, ia menyatakan bahwa setelah pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP selesai, sepeda korban, sopir, serta truk trailer langsung diamankan ke Unit Lantas Polsek Genteng. “Jasad korban langsung dibawa petugas menuju Rumah Sakit Umum Daerah Genteng. Selanjutnya, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,” jelas IPTU Nanang Wardhana.