Ganti Rugi Lahan Tidak Segera Diberikan, Massa Bakar Kantor Bupati

41

Gorontalo – Kantor Bupati Pohuwato, Gorontalo, yang mengalami kebakaran hebat setelah unjuk rasa pada Kamis, 21 September, akhirnya berhasil dipadamkan setelah beberapa jam ricuh terjadi. Unjuk rasa yang dipicu oleh tuntutan ganti rugi lahan kepada perusahaan tambang emas di Pohuwato berakhir dengan damai setelah pihak berwenang berusaha menenangkan situasi.

Kerusuhan terjadi karena adanya ketidaksepakatan antara warga setempat dan perusahaan tambang emas. Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Desmont Harjendro, menjelaskan bahwa massa yang melakukan unjuk rasa menuntut hak ganti rugi lahan mereka yang telah digunakan oleh perusahaan tambang emas tersebut.

Menurut Desmont, pembicaraan mengenai ganti rugi lahan kepada para penambang sudah dilakukan, tetapi perubahan data yang terus-menerus membuat perusahaan memerlukan waktu lebih lama untuk menyelesaikannya. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat yang sudah tidak sabar menunggu keputusan.

Situasi semakin memanas ketika massa yang sulit dikendalikan mulai merusak sejumlah fasilitas yang terdapat di gedung bupati Pohuwato. Sayangnya, kerusuhan berujung pada pembakaran gedung tersebut.

Meskipun kejadian tersebut sangat memprihatinkan, Desmont mengonfirmasi bahwa sebanyak 10 orang dari pihaknya menjadi korban, dengan 7 orang mengalami luka ringan dan 3 orang mengalami luka berat. Namun, upaya pemadam kebakaran yang cepat dan efisien berhasil mencegah kerusakan yang lebih parah.

Pihak berwenang kini tengah bekerja keras untuk menginvestigasi insiden ini dan memastikan agar situasi di Pohuwato dapat kembali kondusif. Di samping itu, mereka juga berupaya untuk memediasi antara warga setempat dan perusahaan tambang emas guna mencapai kesepakatan yang adil mengenai ganti rugi lahan.

Kejadian ini menunjukkan pentingnya dialog dan kerja sama antara semua pihak yang terlibat untuk menghindari konflik yang dapat merugikan masyarakat dan memastikan keadilan bagi semua pihak. Semoga insiden ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dalam menjaga harmoni dan perdamaian di daerah kita.