
Bangkalan, MADU TV- Kabar duka menyelimuti Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, setelah Danramil 0829-16 Sepuluh, Kaptain Kavaleri Handri Tjahyo, meninggal dunia pada Kamis malam. Beliau tutup usia pasca melaksanakan tugas pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) di Kecamatan Sepulu Bangkalan.
Danramil Sepulu, Kaptain Handri Tjahyo, dikabarkan mengalami kelelahan yang mengakibatkan serangan jantung saat melaksanakan tugas mengawal dan mengamankan proses pemungutan suara. Sebelumnya, beliau sempat mengeluhkan rasa tidak enak badan dan muntah-muntah. Meskipun mendapat perawatan medis, kondisinya memburuk hingga akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhirnya.
Momen kebersamaan Kaptain Handri Tjahyo dengan anggota TNI lainnya, yang terakhir kali terlihat sehat saat malam sebelum hari pemungutan suara, berubah menjadi duka setelah berita meninggalnya beliau menyebar di Puskesmas Sepulu Bangkalan.
Pj Bupati Bangkalan, Arief Mulia Edie, mengungkapkan kesedihannya atas kepergian Danramil Sepulu. “Kami kehilangan sosok prajurit yang penuh dedikasi dan berkomitmen tinggi terhadap tugasnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya,” ujar Arief Mulia Edie.
Almarhum Kaptain Handri Tjahyo akan dikebumikan dengan upacara militer di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kabupaten Bangkalan meratapi kepergian seorang pahlawan yang telah berjuang untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama proses demokrasi berlangsung.







