
Bangkalan, Jawa Timur – Cawapres nomor urut satu, Muhammad Iskandar, atau yang akrab disapa Gus Muhaimin, menegaskan komitmennya untuk memberikan pendidikan politik kepada para santri. Hal ini disampaikannya dalam kampanye terbuka yang digelar di Pondok Pesantren Syaichona Holil, Bangkalan, Madura.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Muhaimin turut mengungkapkan keprihatinannya terkait mundurnya Mahfud MD dari posisi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Dalam sikap kritisnya, Gus Muhaimin mengajukan pertanyaan yang relevan mengenai alasan di balik keputusan tersebut, serta mengakui potensi masalah yang mungkin muncul akibat kekosongan posisi tersebut.
“Saya ingin memberikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi Pak Mahfud MD dalam mengemban tugasnya. Namun, kita perlu memahami alasan di balik keputusan beliau untuk mundur dan melihat dampak serta potensi masalah yang mungkin timbul,” ujar Gus Muhaimin dengan penuh kebijakan.
Gus Muhaimin juga menyampaikan harapannya agar pemerintahan segera melakukan konsolidasi ulang untuk mengisi kekosongan posisi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Pendidikan politik dan dialog terbuka menjadi sarana bagi Gus Muhaimin untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat, khususnya para santri, dan menjelaskan visi-misi serta rencana pembangunan yang diusungnya bersama pasangannya, Anies Baswedan.
Sebelumnya, pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan dan Gus Muhaimin juga sukses menyelenggarakan kampanye terbuka di Pondok Pesantren Al Aziziyah, Bangkalan. Acara tersebut disambut antusias oleh ribuan pendukung setianya, menandai dukungan yang kuat dari masyarakat Madura.
Usai berinteraksi dengan santri, Anies Baswedan melanjutkan agenda kampanye di lokasi lain, sementara Gus Muhaimin tetap berkomitmen untuk berdialog lebih lanjut dengan para santri. Rangkaian kampanye ini juga melibatkan rencana kegiatan serupa di tiga kabupaten di Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, dan Bangkalan.
Pasangan Anies dan Muhaimin berharap dapat terus memperoleh dukungan yang signifikan di pulau Madura, serta menjalin hubungan erat dengan masyarakat setempat. Melalui pendekatan positif dan berbagai program unggulan, pasangan ini berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia yang lebih baik.Demikian liputan dari Bangkalan, Jawa Timur.







