
Jakarta – Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Ray Prama Abdullah (28), berbohong telah menjadi korban begal di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dia mengaku telah membuat laporan palsu.
Dalam pengakuannya, ia menyebut uang THR tersebut untuk digunakan bermain judi online. Ray mengaku takut dimarahi oleh istrinya jika berkata jujur. Ia juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya, Ray mengaku menjadi korban begal di depan RS Husada, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Dia mengaku dibegal setelah mengambil uang THR.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu (27/4), sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian berawal ketika korban baru mengambil uang THR di ATM. Menurutnya, Ray mengaku tidak sadar telah diikuti oleh pelaku. Ketika sampai di zona penyapuan, Ray disergap 10 orang.
Akibat kejadian tersebut, Ray disebut mengalami kerugian Rp 4,4 juta. Selain itu, disebut mengalami luka-luka di pinggang, leher, dan pipi.(red)







