
SIDOARJO – Tanaman padi milik warga di lahan persawahan seluas 16 hektar di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terendam banjir.
Tanaman padi tersebut merupakan milik warga di persawahan Desa Gempol Klutuk, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Padi yang baru ditanam sekitar sebulan terakhir ini, tampak seperti lautan. Pasalnya, tanaman ini terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.
Menurut warga, banjir terjadi sejak tiga hari terakhir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Sidoarjo. Selain dampak hujan, air kiriman dari afur baling putat yang meluber sehingga merendam persawahan yang ditanami padi.
Petani berharap ada solusi dari dinas terkait untuk mengatasi banjir yang melanda desa tersebut. Sehingga, ke depannya petani bisa merasakan hasil panen yang lebih baik lagi.
Sementara itu, Kepala Desa Gempol Klutuk Sugiono menyatakan, normalisasi sungai sangat diperlukan karena selain merendam tanaman padi, banjir juga menggenangi tanaman tebu yang berada di lahan seluas sekitar 30 hektar.
Pihaknya berharap, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama dinas terkait segera merespon sehingga petani di Desa Gempol Klutuk dapat bercocok tanam dengan mudah dengan hasil memuaskan.
Diketahui, bahwa di lahan persawahan Desa Gempol Klutuk, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, ini terdapat 75 ancer tanaman padi. Akibat banjir tersebut, petani merugi hingga ratusan juta rupiah. (dtrdhan)







