
Surabaya – Pasang air laut maksimum beberapa hari terakhir tak hanya terjadi di kawasan Pelabuhan. Namun, juga terjadi di Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) dengan rata-rata ketinggian 130–150 Sentimeter.
Di Nambangan Perak, Kelurahan Bulak, pasang air laut terjadi sejak pukul 09.30 WIB. Berdasar informasi yang diperoleh, hingga pukul 12.30 WIB pasang air laut maksimum telah mencapai gang pemukiman. Namun, tak sampai masuk ke permukiman warga.
Selama pasang air laut maksimum itu, nelayan memiliki penanda khusus yang dibuat warga untuk lebih waspada. Salah satunya adalah munculnya Belangkas atau hewan laut Mimi di Pesisir Pantai.
Koordinator prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Bmkg) Tanjung Perak. Adi Hermanto menjelaskan, bahwa kondisi kecepatan angin dua hari lalu hingga sepekan ke depan cukup kondusif. Yakni dengan kecepatan rata-rata mencapai 5–10 Knot.
Dia mengimbau agar masyarakat tetap memperhatikan prediksi dari Bmkg. Juga perlu memperhatikan kondisi-kondisi yang tak dapat diprediksi. Banjir rob menggenang di beberapa wilayah di Surabaya. Yakni, Jalan Kalimas Baru, Kalianak, Greges, dan Sontoh Laut.(red)







