Kediri – Puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan orasi di depan kantor PDAM Kota Kediri. Demo berlangsung di Jalan A. Yani Kecamatan Kota Kediri yang menginginkan direktur PDAM mundur karena dinilai kurang cakap bekerja.
Puluhan massa membawa berbagai poster tertuliskan, “Ada apa PDAM Kota Kediri terlambat setor P.A.D ke kas daerah”, “Pak wali copot direktur pdam karena tidak becus berkerja” dan bermacam tulisan lainnya.
Aksi unjuk rasa juga diwarnai dengan aksi bakar ban bekas. Kobaran api semakin membesar dan oleh petugas kepolisian dipadamkan.
Korlap aksi Saiful Iskak menjelaskan, menurutnya kinerja direktur PDAM tidak sesuai dengan harapan karena kinerjanya tidak baik. Ia juga menginginkan direktur untuk mengundurkan diri dari jabatan apabila komitmen yang sudah ditandatangani satu bulan ke depan tidak adanya perubahan terkait SOP dan juga manajemen di PDAM.
Sementara, pihak direktur PDAM menanggapi hal tersebut mengaku biasa saja dan ia siap apabila memang kinerjanya dinilai tidak baik untuk mengundurkan diri.
Terkait keterlambatan penyetoran PAD, pihkanya membenarkan bahwa memang ada keterlambatan karena lupa.
Usai ditemui oleh direktur PDAM, massa melanjutkan demo ke gedung kantor DPRD Kota Kediri di Jl. Mayor Bismo Kota Kediri. (me)







