spot_img
Minggu, April 19, 2026
Beranda Jawa Timur Aksi Kepedulian Warga Wadas, Puluhan Mahasiswa Kediri Demo Polres Kediri Kota

Aksi Kepedulian Warga Wadas, Puluhan Mahasiswa Kediri Demo Polres Kediri Kota

278
Foto : Ist

Kediri – Sebagai bentuk solidaritas atas warga Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah yang dinilai mendapat perlakuan sewenang-wenang dari petugas, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolresta Kediri, Kamis (10/2/2022).

Dalam aksinya, massa mengecam penangkapan sejumlah warga Desa Wadas oleh aparat. Massa membawa poster โ€˜save wadasโ€™, โ€˜wadas melawanโ€™ serta berbagai poster tuntutan.

โ€œKita sangat prihatin atas insiden yang terjadi Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. Kenapa rakyat kecil banyak yang ditangkap aparat. Kami mengecam keras tindakan sewenang-wenang oleh aparat kepolisian kepada warga masyarakat wadas,โ€ teriak salah-satu orator.

Massa kemudian ditemui kapolres kediri kota akbp wahyudi. Di depan massa, kapolres menjamin jika peristiwa yang terjadi di desa wadas tidak akan terjadi di kediri.

โ€œKita juga prihatin atas terjadinya hal tersebut. Namun, kami menjamin untuk di wilayah Kota Kediri, saya pastikan tidak akan terjadi hal seperti itu,โ€ terang AKBP Wahyudi, Kapolres Kediri.

Koordinator aksi Eko Zulianto mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan warga Desa Wadas yang mengalami kekerasan oleh aparat

โ€œKami menuntut agar kapolri menarik aparat kepolisian yang berada di Desa Wadas. Menghentikan kriminalisasi dan intimidasi terhadap masyarakat Desa Wadas. Usut tuntas aparat kepolisian yang melakukan penangkapan dan kekerasan terhadap masyarakat Desa Wadas. Dan pemberhentian aktivitas pengukuran lahan paksa milik Desa Wadas yang dilakukan oleh balai besar wilayah sungai serayu opak (BBWS-SO) dan Badan Pertahanan Nasional (BPN),โ€ kata Eko Zulianto.

Eko menambahkan, jika kondisi Desa Wadas tidak kunjung kondusif, maka seluruh kader PMII akan mengadakan aksi yang lebih besar lagi.

โ€œKalau kondisi di Purworejo semakin tidak terkontrol, kemungkinan kami akan turun lagi. Yang jelas kami menuntut dan akan menjadi gerakan aksi serentak di Jatim, jika di sana masih seperti itu,โ€ tandas Eko Zulianto.

Massa kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan aspirasinya. (sis)