spot_img
Kamis, April 30, 2026
Beranda Berita Terbaru Aceh ke Final Sepak Bola Putra PON Papua Usai Jungkalkan Jatim

Aceh ke Final Sepak Bola Putra PON Papua Usai Jungkalkan Jatim

300

Jatim kembali dari turun minum dengan ambisi untuk bangkit, tetapi yang terjadi malah Aceh berhasil menggandakan keunggulan mereka lewat gol Muzakir saat babak kedua belum genap berjalan dua menit.

Sebuah serangan balik yang diawali perebutan bola di lini tengah membuka celah bagi Akhirul Wadhan merangsek ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan terukur yang masih bisa dihalau Eko Saputro.

Namun, antisipasi Eko Saputro tak sempurna dan bola muntah bergulir ke hadapan Muzakir yang berdiri bebas tanpa kawalan untuk membobol gawang Jatjm.

Jatim nyaris segera memberi balasan instan selepas sepak lanjut, tapi sayang tembakan Faisol Yunus masih mengarah tepat ke pelukan kiper Chairil Zul Azhar.

Determinasi para pemain Jatim akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53 saat umpan lambung ke dalam kotak penalti lawan gagal diantisipasi para pemain Aceh dan bola jatuh di hadapan Dwiki Mardiyanto, yang kemudian melepaskan tembakan tak terhentikan Chairil Zul Azhar demi mengubah kedudukan jadi 1-2.

Sejak gol tersebut, Jatim kembali mengambil kendali permainan dan nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-66 saat tendangan bebas kiriman Dian Sasongko ditanduk oleh Malik Prayitno, tapi bola bisa diamankan Chairil Zul Azhar.

Situasi itu menciptakan kemelut di depan gawang, tapi sepakan terakhir Malik Prayitno hanya menghantam sisi luar jala gawang Aceh.

Pada menit ke-73, Aceh hampir merestorasi keunggulan mereka ketika penyerang pengganti Perda Rachman sudah berhadapan satu lawan satu dengan Eko Candra, tapi sontekannya masih berakhir tak menemui sasaran.

Jatim lantas mendapatkan kesempatan emas saat diberi hadiah tendangan penalti oleh wasit Thoriq M. Alkatiri saat Arief Catur Pamungkas dijatuhkan oleh M. Fayrushi di dalam kotak terlarang pada menit ke-82.

Namun, Faisol Yunus yang menjadi algojo malah melepaskan tendangan penalti yang terlalu tinggi di atas mistar gawang.

Skor 2-1 bertahan hingga turun minum dan Fayrushi sang kapten Aceh menjadi salah satu sosok yang tampak lega sebab kesalahannya tak harus dibayar mahal oleh timnya.

Pertemuan kontra Aceh kontra Papua menjadi laga ulangan final PON 1993 Jakarta, yang berakhir dengan kemenangan Papua.(gg/antara/*)

1
2