
Bekasi, Jawa Barat – Pada Rabu malam, sebuah bentrokan besar terjadi antara dua kelompok organisasi masyarakat (Ormas) di kawasan Kota Bekasi, tepatnya di Jalan Raya Setu, Mustika Jaya, Bantar Gebang. Menurut informasi awal, insiden tersebut diduga dipicu oleh masalah penarikan mobil oleh lembaga pembiayaan yang juga merupakan bagian dari salah satu Ormas.
Dalam bentrokan tersebut, satu orang dengan inisial A, lahir tahun 1993, meninggal dunia akibat luka serius di bagian kepala. Hal ini disampaikan oleh Kombes Pol Dani, Kapolres Metro Bekasi Kota, saat ditemui pada Kamis pagi.
Selain itu, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota juga berhasil mengamankan sedikitnya tiga puluh sembilan orang yang diduga terlibat dalam bentrokan tersebut. Barang bukti yang diamankan meliputi alat-alat perang seperti senjata tajam (sajam), bambu, kayu, dan batu. Hingga berita ini diturunkan, seluruh barang bukti dan tersangka masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian.
Dalam wawancaranya, Kombes Pol Dani mengungkapkan, “Sebelumnya, pada Rabu malam, dua kelompok Ormas di Bekasi, Jawa Barat, terlibat pertikaian di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi. Namun, pada malam hari, bentrokan kembali meluas hingga ke wilayah Kota Bekasi.”
Bentrokan ini menambah daftar panjang konflik antar Ormas di Bekasi dan sekitarnya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya, serta menghindari lokasi yang dianggap rawan bentrokan. Pihak kepolisian terus berupaya mengendalikan situasi dan memastikan keamanan warga.







