
BLITAR, JAWA TIMUR – Mantan Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengunjungi makam Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk Sang Proklamator. Tiba di lokasi, SBY dan rombongan langsung menuju pusaran makam Bung Karno, menggambarkan rasa hormat dan kesungguhan dalam mendoakan keberkahan bagi bangsa dan negara.
Ditemui wartawan, SBY memberikan pandangannya terkait suasana politik saat ini yang dinilainya sedikit memanas. Meski demikian, beliau mengekspresikan harapannya agar Pemilihan Umum 2024, khususnya Pilpres, dapat berjalan dengan jujur dan damai. SBY menyoroti pentingnya menjaga integritas dan menekankan bahwa kejujuran serta kedamaian harus menjadi pilar utama dalam setiap proses demokrasi.
Selain itu, SBY memberikan pesan kepada seluruh partai politik untuk tidak melampaui batas dalam kompetisi politik. Beliau berharap agar seluruh pemangku kepentingan dapat menjalankan proses politik dengan etika yang tinggi, sehingga masyarakat tidak terbawa suasana panas politik, dan kondisi tetap kondusif menjelang pemilihan.
“Kondisi politik yang kondusif akan membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk menjaga etika politik dan memberikan contoh yang baik dalam berkompetisi,” tutur SBY dengan penuh optimisme.
Usai melakukan ziarah ke makam Bung Karno, SBY dan rombongan berencana untuk bertemu dengan seluruh kader Partai Demokrat Blitar Raya. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk menyatukan tekad dalam membangun bangsa dan menciptakan lingkungan politik yang sehat dan harmonis.
Mengakhiri pernyataannya, SBY menegaskan bahwa hasil Pemilu 2024, terutama Pilpres, harus dihormati dan diterima oleh semua pihak. Semua pihak diminta untuk menjunjung tinggi semangat demokrasi dan menghormati keputusan suara rakyat.
Dengan sikap optimis dan semangat persatuan, SBY mengakhiri kunjungannya di Kota Blitar, meninggalkan pesan perdamaian dan harapan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.







