Blitar – Setelah sebelumnya untuk jenjang SMP, kali ini Bupati Blitar Rini Syarifah atau yang sering disapa Mak Rini membuka workshop pengembangan model pembelajaran berbasis kurikulum merdeka untuk jenjang Paud.
Dengan kurikulum merdeka, guru dapat memilih format, cara, materi esensial, dan pengalaman yang ingin diajarkan sesuai tujuan yang akan dicapai. Keunggulan kurikulum merdeka antara lain, lebih sederhana dan mendalam karena kurikulum ini akan fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Kemudian, tenaga pendidik dan peserta akan lebih merdeka karena peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.
Dalam konteks pendidikan anak usia dini, merdeka belajar itu adalah merdeka bermain. Karena bermain adalah belajar. Hal ini merupakan sebuah tema yang penting untuk anak usia dini yang harus terus dikuatkan.
Mak Rini optimis, setelah workshop dilakukan, masyarakat lebih berkesempatan mengetahui minat, bakat, kebutuhan, dan kemampuan siswa. Mereka adalah bibit-bibit yang perlu direngkuh dengan kasih sayang dan mengajak mereka bermain terhadap hal yang menyenangkan. (red)







