
Probolinggo – Warga Desa Randuputih dan Desa Kalisalam, Dringu, Probolinggo, Jawa Timur mengeluh atas tumpukan sampah di jalan kecamatan yang menghubungkan dua desa tersebut. Sampah meluber ke badan jalan itu menimbulkan bau yang tidak sedap.
Pengendara motor yang melewati jalan tersebut terlihat menutup hidung karena bau menyengat saat melewati ruas jalan kecamatan itu.
Disampaikan oleh Sekretaris Desa Randuputih, Satimin, tumpukan sampah terkesan dibiarkan oleh petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, sampah itu sudah 4 hari tak diangkut.
Satimin menuturkan, sebenarnya sudah ada tempat pembuangan sampah (TPS) di pintu masuk Desa Randuputih. Tetapi, warga malah membuang sampah di bahu jalan. Karena saat ini masih musim hujan, ia khawatir jika sampah itu justru menjadi sumber penyakit.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Kalisalam Joko Tono Susanto, melalui aplikasi WhatsApp grup “Info Dringu” menuliskan, kalau kendaraan pengangkut sampah masih dalam tahap proses perbaikan. “Kendaraan pengangkut sampahnya masih perbaikan. Sementara yang membuang sampah di TPS ada 4 desa. Mungkin bapak ibu ada solusinya?,” tulisnya. (red)







