
SEMARANG β Usai membuka H20 di Padma Hotel, hari berikutnya, Jumat (18/11/2022), Wapres meninjau UMKM di Sanggar Batik Semarang 16 yang berlokasi di Tembalang, Semarang.
Tiba di lokasi, Wapres disambut oleh Plt. Walikota Semarang Hevearita Rahayu dan pemilik Sanggar Batik Semarang 16 Seraci Adi Putri Widepuri. Selanjutnya Wapres menuju ruang workshop dimana kain batik diproduksi dan juga sebagai tempat pelatihan bagi warga sekitar maupun masyarakat umum.
Diketahui, bahwa Sanggar Batik Semarang 16 dibangun pada 2005, dan memiliki 219 motif Semarang. Motif-motif tersebut diambil dari kecamatan, kelurahan, dan ikon-ikon terkenal yang berasal dari Semarang, seperti gedung bersejarah Lawang Sewu, makanan khas lumpia dan tahu gimbal. Sebagai upaya untuk melindungi hak kekayaan intelektual, pada 2010 seluruh motif tersebut telah dipatenkan.
Selain batik, beberapa produk yang juga dijual di sanggar tersebut adalah makanan buatan dari sorgum dan sukun. Meskipun harga lebih tinggi dari tepung, namun rasanya lebih enak dari tepung.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres memberikan tanda tangan di salah satu motif batik yang sedang dibuat oleh pembatik yang mengikuti pelatihan.







