spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda BERITA VIDEO Walikota Madiun Hadiri Kegiatan Rutinan Siswa SMK

Walikota Madiun Hadiri Kegiatan Rutinan Siswa SMK

338

MADIUN, – Walikota Madiun, Maidi, hari ini menghadiri kegiatan pengajian rutin Ahad Wage di SMKN 3 Madiun. Dalam kunjungannya, beliau tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang hadir.

Kegiatan keagamaan di sekolah seperti ini dianggap penting untuk terus ditingkatkan. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, kegiatan keagamaan juga berperan dalam pembentukan karakter siswa. Pengajian rutin Ahad Wage di SMKN 3 Madiun menjadi salah satu contoh nyata kegiatan ini.

Wali Kota Maidi mengungkapkan bahwa pendidikan karakter tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan pendidikan akademik. Kegiatan keagamaan di sekolah merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda. Oleh karena itu, Wali Kota Maidi sangat mengapresiasi kegiatan rutin yang telah berlangsung selama setahun terakhir di SMKN 3 Madiun.

Beliau menegaskan bahwa perkembangan fisik kota Madiun memang pesat, namun pembangunan sumber daya manusia (SDM) tidak boleh terlupakan. Pendidikan di kota Madiun mendapat perhatian khusus dari pemerintah, mulai dari fasilitas hingga bantuan beasiswa.

Pemerintah Kota Madiun telah mengalokasikan dana sekitar Rp 100 miliar untuk pengadaan laptop bagi pelajar dan guru. Totalnya, lebih dari 14 ribu unit laptop telah disalurkan ke sekolah-sekolah. Selain itu, layanan internet gratis melalui wifi juga telah disediakan dengan lebih dari 2.000 titik wifi tersebar di seluruh kota, bahkan hingga tingkat RT.

Tidak hanya itu, penerima beasiswa mahasiswa juga mendapatkan dukungan finansial yang signifikan. Mahasiswa yang kuliah di dalam kota Madiun akan menerima bantuan sebesar Rp 6 juta per tahun, sementara yang kuliah di luar kota Madiun mendapatkan Rp 9 juta per tahun. Terutama bagi mereka yang kuliah di universitas negeri, pencairan bantuan dilakukan dua kali setahun, yaitu setiap semester. Program beasiswa ini akan terus berlanjut hingga saat wisuda, tetapi dapat diputus jika mahasiswa penerima tidak memenuhi standar nilai dan waktu yang ditetapkan.

Semua upaya ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah kota Madiun dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Dengan pembangunan fisik yang pesat dan perhatian khusus terhadap pendidikan, Madiun terus menjadi kota yang berkembang dan berprestasi.