spot_img
Minggu, April 5, 2026
Beranda BERITA VIDEO Wali Kota Semarang Hevearita Kecewa Karena BBWS Pemali-Juana Tidak Maksimal

Wali Kota Semarang Hevearita Kecewa Karena BBWS Pemali-Juana Tidak Maksimal

283

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana dalam penanganan banjir di Kota Semarang. Kekecewaan ini muncul saat Wali Kota Hevearita meninjau kondisi pompa air di Kaligawe dan Genuk Semarang yang tidak maksimal saat hujan deras mengguyur kota pada Rabu (15/11/2023).

Hujan deras yang melanda Kota Semarang menyebabkan sejumlah wilayah, termasuk Jalan Kaligawe dan beberapa bagian Genuk, tergenang banjir setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa. Menyikapi situasi ini, Wali Kota Hevearita menyatakan bahwa penyebab utama banjir adalah kurang maksimalnya dua rumah pompa, yakni di Kali Tenggang dan Kali Sringin. Beberapa pompa yang menjadi tanggung jawab BBWS Pemali-Juana dilaporkan rusak dan tidak berfungsi dengan baik.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kota Semarang meminta kepada BBWS Pemali-Juana untuk serius mengatasi permasalahan banjir di Kota Semarang. Kami telah berusaha keras agar banjir dapat segera teratasi,” ujar Wali Kota Hevearita.

Menurutnya, masalah pompa air menjadi faktor kunci dalam pengendalian banjir, dan pihaknya berharap BBWS menjadi lebih responsif dalam menangani permasalahan ini. Wali Kota Hevearita juga telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk mengerahkan satu unit pompa mobile masing-masing guna mengatasi banjir di Kaligawe dan Genuk.

Wali Kota Hevearita juga berkomitmen untuk terus memantau situasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas genangan air yang seharusnya dapat dihindari. Selain itu, upaya penarikan air melalui pompa mobile juga akan dilakukan di belakang kampus UNISSULA untuk mengatasi banjir dengan lebih cepat dan efisien.