
Jakarta Timur – Kasus penemuan jasad seorang pemuda berusia 16 tahun yang tewas terbakar di Lanud Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, saat ini sedang intensif diselidiki oleh Polres Metro Jakarta Timur. Sementara itu, diketahui bahwa korban adalah anak dari seorang perwira menengah TNI Angkatan Udara dan sedang bersekolah di lingkungan Lanud Halim.
Letkol POM I Made Oka Darmayasa, Komandan Satuan Militer Lanud Halim Perdanakusuma, mengungkapkan bahwa korban, yang memiliki inisial CRH, ditemukan tewas terbakar di pos spion ujung landasan 24 Lanud Halim Perdanakusuma. CRH adalah anak dari seorang perwira tenaga TNI Angkatan Udara. Ia tinggal dan bersekolah di Sekolah Menengah Atas yang terletak dalam kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian Polrestro Jakarta Timur berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang di antaranya berupa sebilah pisau, tutup botol berwarna merah, baju beserta celana bekas terbakar, satu map bekas terbakar, tiga kantong plastik abu sisa bakaran, dan sebelas kamera pengawas (CCTV). Meski demikian, polisi masih belum dapat memastikan kepemilikan pisau tersebut.
Selain itu, hingga saat ini, lima orang saksi telah diperiksa oleh pihak berwajib. Rencananya, tiga orang saksi lainnya akan menjalani pemeriksaan pada hari ini. Polisi saat ini juga masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Letkol POM I Made Oka Darmayasa, Komandan Satuan Militer Lanud Halim Perdanakusuma, mengungkapkan perkembangan terkini dalam kasus ini. Hingga saat ini, penyebab terbakarnya korban masih belum dapat dipastikan. Puslabfor juga turut dikerahkan untuk melakukan penyelidikan secara scientific crime investigation.
Kami akan terus memberikan informasi terbaru seputar perkembangan kasus ini. Semoga kasus ini segera terungkap dan kebenarannya dapat segera terungkap. Kami juga menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban atas kejadian yang sangat tragis ini.







