Trenggalek – Petugas Satpol PP dan kebakaran Trenggalek memberikan pelatihan khusus terhadap petugas penjara dalam melakukan upaya penanggulangan kebakaran. Para sipir diajarkan teknik pemadaman api dan pengguna sejumlah peralatan damkar.
Kasus kebakaran di Lapas Tanggerang yang menewaskan 49 orang menjadi perhatian seluruh jajaran lapas dan rutan di Indonesia. Untuk mencegah kejadian serupa, petugas Rutan Trenggalek mendapatkan pelatihan khusus tentang upaya penanganan kebakaran.
Dalam latihan ini petugas Damkar Trenggalek mengajarkan cara penggunakan sejumlah alat pemadam kebakaran, mulai dari apar, karung basah hingga mobil Damkar.
Petugas rutan juga mendapat pengajaran cara penanganan kebakaran berskala kecil agar tidak semakin membesar.
Menurut PLT Kepala Rutan Trenggalek, upaya peningkatan kapasitas petugas rutan harus sigap saat terjadi kebakaran di lingkungan penjara. Pihaknya tidak ingin kebakaran seperti Lapas Tanggerang terjadi di Trenggalek.
Sementara itu Kasatpol PP dan Kebakaran Trenggalek Triadi Atmono , mengatakan pelatihan pemadaman api tersebut dinilai penting, karena dengan penguasaan ilmu yang tepat dapat meminimalisir dampak yang lebih besar.
Dalam pelatihan ini petugas Damkar juga memberikan ilmu mitigasi agar kasus kebakaran tidak terjadi di dalam rutan. (wn)







