spot_img
Sabtu, Maret 21, 2026
Beranda Jawa Timur Tragedi Perahu Pengangkut BBM Terbakar di Pulau Sapudi, Sumenep

Tragedi Perahu Pengangkut BBM Terbakar di Pulau Sapudi, Sumenep

187

Sumenep – Sebuah perahu dengan nama KM. Khatijah 01 yang sedang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kebakaran saat akan bersandar di dermaga pelabuhan Sebandar Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Sumenep, pada Rabu (26/1/2022) tadi pagi.

Perahu itu sedang membawa BBM Jenis Pertamax 120 jirigen dan bahan-bahan lain berupa sembilan bahan pokok (sembako) dari pelabuhan Kalianget-Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Sekira 04.25 WIB tiba-tiba timbul percikan Api dari ruang mesin,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

AKP Widiarti mengatakan, Misrawan yang merupakan anak buah kapal (Abk) berinisiatif melemparkan BBM Jenis Pertramax tersebut ke laut, namun sebagian BBM yang tersisa justeru sudah meledak.

“Perahu pecah menjadi dua bagian, sedangkan 3 ABK mengalami luka bakar akibat percikan api,” jelasnya.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada perahu KM. Khatijah 01 pengangkut BBM ini, sebagian warga sempat mengabadikan beberapa video dan sampai viral di media sosial.

Video pertama berdurasi 59 detik memperlihatkan kepulan asap hitam di tengah tumpukan jeriken yang sedang meledak.

“Perahu bawa bahan bakar, korban sudah dievakuasi. Korban luka-luka sudah dibawa ke Puskesmas Gayam,” kata seorang pria dalam video itu.

Video kedua, berdurasi 33 detik juga mengabarkan soal kebakaran perahu pengangkut BBM. Dalam video itu, api tampak masih menjalar di tengah tumpukan jerigen yang berserakan di laut.

Tidak hanya itu, pada video ketiga yang memiliki durasi sekitar 29 detik tampak menunjukkan sejumlah warga memadati dermaga Pelabuhan Sapudi. Bahkan, sebagian mereka berteriak histeris dan berlarian saat menyaksikan peristiwa nahas tersebut pada (26/1/2022) pagi.

Adapun korban luka-luka yang telah dilakukan perawatan medis di puskesmas Gayam yakni, Misrawan (Abk) mengalami luka bakar pada bagian tubuh, kaki kedua tangan. Rida’ alias Agung (Abk) mengalami luka lecet di bagian hidung dan kepala. Sementara Hasim (Abk) mengalami sakit di bagian lengan pada sebelah tangan kiri.

Nilai kerugian materiil dalam peristiwa kebakaran tersebut sementara diperkirakan sebesar empat ratus lima puluh juta rupiah. (red)