spot_img
Sabtu, April 25, 2026
Beranda BERITA VIDEO “TMMD Ke-116 Mojokerto: Sosialisasi Kesehatan Hewan, Langkah Strategis Meningkatkan Produktivitas dan Nilai...

“TMMD Ke-116 Mojokerto: Sosialisasi Kesehatan Hewan, Langkah Strategis Meningkatkan Produktivitas dan Nilai Jual Ternak”

299

Mojokerto – Pemerataan pembangunan demi kesejahteraan rakyat menjadi tujuan utama Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-116 Kodim 0815/Mojokerto. Program ini diresmikan oleh Bupati Mojokerto, dr. Hj. Ikhfina Fahmawati, M.Si., pada 10 Mei 2023 di Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Di balik fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, TMMD Ke-116 juga menargetkan sasaran non-fisik. Melalui program ini, Kodim 0815/Mojokerto berupaya mendorong kesadaran masyarakat tentang berbagai isu dan tantangan yang berkembang, mulai dari sosial budaya, pemerintahan, ekonomi, hingga wawasan kebangsaan dan ketahanan negara.

"TMMD Ke-116 Mojokerto: Sosialisasi Kesehatan Hewan, Langkah Strategis Meningkatkan Produktivitas dan Nilai Jual Ternak"
“TMMD Ke-116 Mojokerto: Sosialisasi Kesehatan Hewan, Langkah Strategis Meningkatkan Produktivitas dan Nilai Jual Ternak”

Pada Rabu (17/05/2023), salah satu bentuk kegiatan non-fisik ini telah terselenggara di Desa Randuharjo. Adalah sosialisasi pengetahuan kesehatan hewan ternak yang diadakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini mengusung konsep layanan langsung dari kandang ke kandang, memberikan pendekatan personal kepada para peternak.

drh. Tutik Surjaningdiyah, Plt. Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini memiliki tujuan utama mencegah penyakit pada hewan ternak. Selain sosialisasi, Dinas Pertanian juga membagikan vitamin, antibiotik, disinfektan, dan obat-obatan kepada hewan ternak yang kurang sehat.

“Harapan kami, hewan ternak di Desa Randuharjo ini dapat terjaga kesehatannya dan produktivitasnya semakin meningkat. Alhamdulillah, rata-rata angka Penyakit Mulut dan Kuku di Kabupaten Mojokerto sudah menurun,” tutur drh. Tutik.

Kepala Dusun Randurancang, Teguh, mengungkapkan rasa senangnya akan kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu para peternak dan pemilik hewan ternak untuk lebih memahami pentingnya kesehatan hewan. Dengan pengetahuan ini, diharapkan ternak mereka dapat lebih sehat, produktif, dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Hal senada juga disampaikan oleh Misyati (60), seorang warga pemilik ternak di Dusun Randu Rancang. Ia mengaku sangat senang dengan adanya sosialisasi ini, terlebih lagi setelah hewan ternaknya yang sempat terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kini telah kembali sehat berkat pemberian vaksin dan vitamin.

“Dalam kegiatan ini, kami juga mendapatkan vitamin, obat-obatan, dan disinfektan dari Bapak-Bapak TNI dan petugas Dinas Pertanian. Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada kami, warga pemilik ternak,” ujarnya dengan penuh semangat dan harapan.