
WASHINGTON DC – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menerima kunjungan Chairman Freeport McMoRan, Richard Adkerson, pada Senin lalu di Hotel Waldorf Astoria, Washington DC, Amerika Serikat. Pertemuan ini membahas peningkatan investasi Freeport di Indonesia serta perpanjangan izin tambang yang telah mencapai tahap akhir.
Presiden Jokowi menyambut baik pembahasan mengenai penambahan saham Freeport di Indonesia dan perpanjangan izin tambang. Ia berharap agar masalah ini dapat diselesaikan pada akhir November tahun ini.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ad interim, Erick Thohir, hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat terus meningkat, terutama dalam bidang perdagangan. Hal ini menjadi dasar bagi Presiden Jokowi untuk terus mendorong investasi Amerika Serikat di Indonesia, salah satunya melalui Freeport McMoRan.
“Investasi Amerika [Serikat] di Indonesia itu sudah nomor empat sekarang, yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Erick. “Kebetulan kita BUMN sudah menguasai 51 persen. Ini investasi yang memang kita hilirisasikan, yang tadinya hanya murni pertambangan emas dan tembaga, sekarang sudah mulai diturunkan menjadi industrialisasinya dengan membuka smelter yang di Surabaya,” tambahnya.
Erick juga menyebut bahwa Freeport berkomitmen untuk membangun smelter di Fakfak, Papua. Langkah ini dianggap positif dalam upaya meningkatkan investasi dari luar negeri dan menciptakan lapangan kerja di Indonesia sesuai dengan cita-cita Presiden.







