spot_img
Rabu, Maret 4, 2026
Beranda HUKUM & KRIMINAL Tiga Pelaku Penipuan Modus Verifikasi MBG Ditangkap di Madiun

Tiga Pelaku Penipuan Modus Verifikasi MBG Ditangkap di Madiun

2
Foto : Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riyadi, saat Konferensi pers bersama awak media terkait kasus Penipuan.

MADIUN, MADUTV – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota menangkap tiga orang pria yang diduga melakukan penipuan dengan modus pengurusan verifikasi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketiganya diamankan setelah diduga menerima uang ratusan juta rupiah dari seorang kepala desa di Kabupaten Magetan.

Tiga terduga pelaku masing-masing berinisial K-H dan D-W, warga Magetan, serta E-P, warga Kota Madiun. Mereka ditangkap usai menerima uang dari korban dalam pertemuan di sebuah hotel di Kota Madiun.Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Agus Riyadi, menjelaskan, para pelaku mengaku dapat membantu agar lokasi dapur Program Makan Bergizi Gratis milik korban mendapatkan status centang biru atau terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional.

“Para terduga pelaku mengaku memiliki koneksi dengan seseorang yang disebut sebagai pegawai Badan Gizi Nasional dan menjanjikan bisa membantu proses verifikasi,” ujar AKP Agus Riyadi.

Untuk meyakinkan korban, para pelaku meminta dana sekitar Rp300 juta dengan dalih memperlancar proses verifikasi. Korban kemudian menyerahkan uang muka sebesar Rp100 juta saat bertemu di Hotel Aston Kota Madiun pada Senin lalu.
Setelah menerima uang tersebut, ketiga terduga pelaku langsung diamankan oleh petugas Satreskrim Polres Madiun Kota yang sebelumnya telah melakukan penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyatakan para pelaku sebenarnya tidak memiliki kemampuan maupun kewenangan untuk mengurus verifikasi dapur MBG seperti yang dijanjikan. Mereka juga bukan pegawai instansi pemerintah dan tidak memiliki identitas resmi dari lembaga tertentu saat diamankan.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa tas selempang berisi uang tunai Rp100 juta serta kuitansi bukti pembayaran.
Saat ini ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Madiun Kota guna proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa. (Rie)