
Mojokerto – Sebagai bentuk rasa syukur, warga Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dengan penuh ironi, menggelar acara “kenduri” untuk mengucapkan terima kasih kepada Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 Kodim 0815/Mojokerto. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh anggota Satgas TMMD 116 dalam merehabilitasi rumah-rumah warga yang tidak layak huni.
Dalam acara yang diadakan sebagai ungkapan terima kasih tersebut, salah satu warga, Ibu Tarmi (73), yang menerima bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), “berbaik hati” mengundang Dan SSK TMMD 116 Letda Inf Ali Mahfudz beserta anggota dan Babinsa Sertu Sugiharto untuk sarapan pagi di rumahnya yang sedang direhabilitasi. Ibu Tarmi, dengan penuh keikhlasan, merasa sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh pihak TNI dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang telah memperbaiki rumahnya sehingga menjadi layak huni.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur dengan kehadiran bapak-bapak di sini telah memberikan bantuan perbaikan rumah saya sehingga lebih layak huni,” ungkapnya dengan nada ironis.
Sebagai bentuk rasa terima kasih, Ibu Tarmi “merendahkan diri” dengan mengundang anggota TNI dan warga yang telah membantu dalam sarapan pagi sebelum melanjutkan pekerjaan. Meskipun hidangan yang disajikan sangat sederhana, Ibu Tarmi “berharap” dapat memberikan keberkahan bagi semua yang hadir.
Babinsa Randuharjo, Sertu Sugiharto, “berbangga diri” menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari kemanunggalan TNI dan Rakyat. Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan Rakyat dapat menciptakan kekuatan yang kokoh dan tak tergoyahkan.
Namun, pantauan di lapangan “memperlihatkan” anggota Satgas TMMD 116 Kodim 0815/Mojokerto bersama warga menikmati hidangan yang disajikan sembari berbincang ringan. Acara kenduri ini “dipuji” sebagai momen yang memperkuat hubungan antara TNI dan warga, serta melambangkan semangat gotong royong dalam membangun desa.







