spot_img
Sabtu, April 25, 2026
Beranda Jawa Timur Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa: Amanat Habib Luthfi dalam Tausiyah Kebangsaan di...

Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa: Amanat Habib Luthfi dalam Tausiyah Kebangsaan di Kabupaten Kediri

422

KEDIRI – Amanat penting disampaikan Muhammad Luthfi bin Yahya, atau yang lebih dikenal sebagai Habib Luthfi, dalam tausiyah kebangsaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul, Jumat (12/5/2023) malam. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa menjadi pesan utama yang disampaikan Habib Luthfi dalam acara tersebut.

“Tugas kita adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Tak boleh kita berikan celah seujung rambut pun kepada oknum-oknum yang berupaya memecah belah bangsa dan umat,” ujar Habib Luthfi yang memberikan tausiyahnya secara virtual.

Acara tausiyah kebangsaan tersebut dihadiri Bupati Hanindhito Himawan Pramana, jajaran Forkopimda Kabupaten Kediri, serta ulama dari Kediri dan puluhan ribu jamaah. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1219.

Sebelum tausiyah kebangsaan ini digelar, pagi harinya, diadakan acara Kirab Kebangsaan (Kirab Merah Putih) yang diikuti 4.539 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan. Dalam kirab itu, peserta membawa bendera merah putih berukuran besar.

Habib Luthfi menekankan bahwa kirab bukan hanya soal membawa bendera merah putih. Kirab merah putih merupakan simbol pengingat bagi semua kandungan yang ada dalam merah putih, yakni kehormatan, harga diri, dan jati diri bangsa.

“Jika kita merasa bangga akan kehormatan, harga diri, dan jati diri bangsa ini, pasti kita akan menjauhkan diri dari segala sesuatu yang dapat meruntuhkan cinta kita kepada bangsa dan tanah air ini,” paparnya.

Menurut Habib Luthfi, kemerdekaan bangsa Indonesia diperoleh melalui perjuangan yang berdarah-darah, bukan sebagai hadiah. Oleh karena itu, perjuangan para pendahulu dalam menjunjung tinggi kehormatan, harga diri, dan jati diri bangsa patut untuk dijaga.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, atau akrab disapa Mas Dhito, berharap acara tausiyah kebangsaan yang disampaikan Habib Luthfi ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai luhur kebangsaan.

“Junjung tinggi kehormatan dan jati diri bangsa Indonesia serta budaya bangsa kita. Mari kita jaga NKRI agar selalu kondusif, tentram, dan damai,” pesan Mas Dhito.

Malam penuh inspirasi ini juga dimeriahkan dengan ngaji bersama Gus Kautsar dari Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, dan lantunan sholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dan Banjari Az Zahir. /ef