Tak Lagi Identik Amankan Acara Hajatan, Pemkot Kediri Bentuk Satgas Linmas Tingkat Kota

83

Kediri – Demi tingkatkan kinerja Perlindungan Masyarakat (Linmas), Pemkot Kediri membentuk Satgas Linmas Kota. Hal ini mengacu pada Permendagri 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Serta Perlindungan Masyarakat dan rilisnya Perwali nomor 17 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat.

Satpol PP Kota Kediri telah meloloskan sebanyak 30 orang anggota Satgas Linmas Kota Kediri yang terpilih. Pemilihan ini berdasarkan hasil rekapitulasi nilai tes yang telah terlaksana. Sebelumnya, seleksi Satgas Linmas Kota Kediri pengikutnya 92 orang dari perwakilan 46 kelurahan.

Seleksi tersebut untuk menjaring anggota yang memiliki performa dan kapabilitas yang sesuai. Karena nantinya, Satgas Linmas Kota yang terpilih akan berperan sebagai pembantu pelaksana pembinaan kelinmasan. Membantu keamanan, ketentraman dan ketertiban umum masyarakat dan penanggulangan kebencanaan.

Satgas Covid-19 dari unsur Linmas membantu pembagian bantuan pada warga masyarakat. Dok: Muhtar Efendi.

Lalu, Anggota Satgas Linmas Kota juga terdiri dari Aparatus Linmas pada Satpol PP. Sehingga Satgas tersebut akan bermarkas di Mako Satpol PP Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berharap adanya Satgas Linmas Kota dapat meningkatkan kinerja. Kinerja Linmas di Kota Kediri dan menjadi agen penyampai kebijakan Pemkot Kediri di tingkat kelurahan.

“Sejauh ini, mungkin masyarakat tahunya Linmas hanya bertugas mengamankan ketika ada di kegiatan warga. Semoga dengan adanya Satgas Linmas ini harapannya dapat menjadi agen perubahan terhadap Linmas itu sendiri, sehingga perannya semakin masif. Lalu Linmas juga dapat menjadi tim sosialisasi kebijakan pemerintah di kelurahan. Sedangkan nantinya Satpol PP yang akan menggencarkan sosialisasi di tingkat kota,” ujar Mas Abu.

Kepala Satpol PP Kota Kediri Eko Lukmono menyampaikan, selanjutnya para anggota terpilih mendapatkan pemantapan dan pembekalan mengenai tugas yang akan datang.

“Dalam pemantapan tersebut pembahasannya mengenai kesiapsiagaan anggota menjalankan tugas. Sesuai dengan Perwali nomor 17 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat, maka nantinya tugas Linmas juga akan melakukan pembinaan Satlinmas yang ada di tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujar Eko Lukmono.

Ia berharap, nantinya Satgas Linmas Kota ini akan dapat membantu mengedukasi, menjadi tenaga tutor pelatihan kelinmasan, dan dapat menyamakan standar tentang kelinmasan hingga di kelurahan. Sehingga, Satlinmas dapat lebih baik dari yang masyarakat kenal sebelumnya. Serta, dapat mensosialisasikan pemerintah di tingkat kelurahan sekaligus menjadi mediator. Pemantapan dan pembekalan oleh Satpol PP kepada para Linmas terpilih bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya Kota Kediri pada Kamis (9/9). Pembekalan seputar 5 tugas utama Linmas, dan kebencanaan oleh UPT Damkar Kota Kediri.

Lebih lanjut, Kasie Linmas Satpol PP Kota Kediri Tri Basuki menyatakan, proses seleksi cukup ketat dan adil dengan pemilihan sesuai performa dan memenuhi usia peserta.

“Saat seleksi kemarin kurang lebih ada 7 orang yang memiliki nilai tes baik, namun usianya 50 tahun bahkan lebih. Maka dengan berat hati belum bisa diterima, karena melebihi batas maksimal usia yaitu 45 tahun serta mengingat tugas yang nantinya diemban,” ujar Tri Basuki.

Selain itu, Satpol PP juga telah menyusun draf SK penugasan yang nantinya akan disahkan oleh Wali Kota Kediri dan dilaksanakan pengukuhan.

Salah satu yang berhasil lolos adalah Ningamatus, warga Kelurahan Lirboyo ini mengaku bangga dapat lolos menjadi Satgas Linmas Kota Kediri.

“Cukup senang, bisa menyalurkan tenaga untuk kegiatan sosial dan membantu masyarakat,” ujar Ningamatus yang menjadi salah satu dari 3 perempuan yang lolos seleksi.

Ia juga menyatakan bahwa siap saat ada kegiatan yang membutuhkan Linmas. Bahkan jika saat ada tugas bersamaan di tingkat kota dan kelurahan, maka tugas di tingkat kota tersebut menjadi prioritas utama. (Me)