Blitar – Memiliki keterbatas fisik ,bukan menjadikan halangan untuk berbuat kebajikan, di Blitar, Jawa Timur. Seorang pria yang memiliki keterbatasan gangguan pendengaran, serta kelumpuhan separuh badan, ikhlas menambal jalan berlubang. Aksi sosial tersebut, ia lakukan menggunakan uang pribadinya dari hasil memulung, dan bekerja sebagai badut foto.
Di tengah kelumpuhan separuh badan yang ia derita, Solikan, masih semangat mengayuh sepeda roda tiga miliknya. Bukan berolahraga, melainkan untuk membawa pasir dan semen, yang akan berguna untuk menambal jalanan berlubang.
Solikin warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar ini, rela menyisihkan uang hasil kerjanya sebagai badut foto, untuk melakukan aksi sosial.
Sejak 4 tahun lalu, Solikan mendapat vonis dokter menderita stroke. Sehingga, separuh badannya tidak bisa bergerak. Namun ditengah segala keterbatasan fisik tersebut, tidak membuat solikan berhenti berbuat baik. Ia ingin disisa hidupnya, dapat memberikan manfaat bagi sesama, salah satunya dengan memperbaiki jalan.
Kini pria yang memiliki 3 anak tersebut, harus berjuang menghidupi keluarganya dengan bekerja serabutan. Di tengah keterbatasan tersebut, solikan bersyukur karena tuhan masih memberikan kesehatan sebagai modal berbuat kebaikan. (sr)







