Connect with us

Jawa Timur

Semarak Maulid Nabi, Warga Rebutan Perabotan Rumah Tangga

Diterbitkan

pada

Probolinggo – Gebyar maulid Nabi Muhammad, puluhan warga di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo,mempunyai tradisi unik untuk memeriahkan peringatan maulid nabi ini,tradisi ini berupa rebutan perabotan dapur yang di gantung di halaman musolla desa tersebut.

Puluhan warga di Dusun Kranggengan, Desa Kedungdalem,Kecamatan Dringu,Kabupaten Probolinggo,punya cara unik dalam memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Puluhan orang berkumpul dan siap-siap, untuk berebut barang barang kebutuhan rumah tangga.utamanya,perabotan dapur yang di gantung di halaman musollah azzahra.

Barang barang yang di gantung tersebut bervariasi, seperti, sendok, panci, sabun cuci, entong, lap dapur, dan gunungan buah buahan. Anggota fraksi Gerindra DPRD, Kabupaten Probolinggo, yakni, Reno Handoyo yang menyiapkan barang tersebut. Barang yang di siapkan itu bisa di perebutkan, setelah membaca sholawat yang dipandu langsung oleh tokoh agama setempat.

Selain itu, tradisi rebutan alat rumah tangga dan mainan anak-anak itu, merupakan tradisi unik dan telah lama di lakukan. Bahkan, sudah bertahun tahun di lakukan di dusun tersebut.

Selanjutnya, mereka oleh panitia di arahkan untuk mempersiapkan diri. Namun, panitia mengawali rebutan narang tersebut pada anak kecil dan selanjutnya pada ibu-ibu rumah tangga serta suaminya. Salah satu warga, Rini Indrawati, mengatakan, kalau pihaknya, mendapatkan barang berupa alat dapur.

Hal senada juga di ungkapkan oleh anggota PACMuslimat Nahdatul Ulama, Kecamatan Dringu, Kasmini Hasan, menurutnya, kalau perayaan maulid tersebut sangat meriah,sehingga, pihaknya,merasa terhibur.Dengan perayaan maulid yang menghibur ini, pihaknya, mengaku,salah satu guyupnya bersama warga di sekitar musollah.

Anggota DPRDKabupaten Probolinggo, Reno Handoyo, yang mempunyai ide tersebut, mengungkapkan, kalau perayaan rebutan alat dapur dan gunungan buah buahan tetsebut, sebagai gebyar maulid Nabi Muhammad SAW.Politisi gerindra ini juga mengungkapkan, selain, perabotan dapur pihaknya juga menyediakan mainan anak kecil dan kebutuhan lainya. (as)

Continue Reading
Advertisement

Jawa Timur

Terjun di Zona Merah, Tim Gabungan BPBD Kediri Berhasil Evakuasi Korban

Diterbitkan

pada

Sumber : Hasil tangkap layar Youtube Redaksi Madu TV

Lumajang – Tim Gabungan Relawan BPBD Kota Kediri diterjunkan di zona merah pasca erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Sebelum keberangkatan, tim menggelar apel pemberangkatan tim SAR penyisiran dan evakuasi korban erupsi Gunung Semeru Senin (6/12) di lapangan Desa Sumberwuluh. Tim SAR gabungan terdiri dari TNI, POLRI dan Relawan.

Pencarian korban difokuskan di zona merah Gladak Perak yang mengalami kerusakan paling parah. Di mana jembatan putus dan jalan tertutup material longsoran letusan.

Basarnas memberikan tugas kepada Tim Gabungan Relawan BPBD Kota untuk melakukan proses evakuasi di ring zona merah Gladak Perak karena daerah tersebut rawan luncuran lahar dingin awan panas dan longsoran material letusan.

Ketua DPD PEKAT IB, Roy Kurnia Irawan mengatakan, mereka melakukan proses evakuasi di zona merah. Setelah sampai di lokasi, tim langsung melakukan proses penyisiran dari rumah ke rumah mencari korban yang mungkin belum sempat mengungsi.

Namun, tiba-tiba terjadi luncuran lahar dingin dan awan panas disertai bau belerang. Usai tim melakukan koordinasi dengan Ketua FPRB, Joko/Aji, tim memutuskan membawa sekitar 20 warga (lansia, wanita dan balita) untuk kembali ke posko pengungsi.

Selama dua hari di zona merah tim berhasil mengevakuasi sekitar 30 warga dengan menggunakan ambulance dan mobil evakuasi milik BPBD. (red)

Continue Reading

MaduTV on Facebook

 

TV DIGITAL MADU TV

Radio MDSFM

Linked Media

madu-tv-live-streaming

Trending

%d blogger menyukai ini: