SIDOARJO β Pengungkapan penyelundupan ini berawal dari laporan pemeriksaan X-Ray, dari pihak regulated agent Angkasa Pura Logistics, yaitu berupa pengiriman barang mencurigakan, sebanyak satu kilo dengan berat 34 kilogram.
Barang yang akan dikirim melalui ekspedisi Mandiri Handalan Perdana itu, akan dikirim ke Samarinda melalui Maskapai Citilink nomor penerbangan QG-430. Saat diperiksa, petugas menemukan 153 ribu pil double L.
Barang double L dikemas dalam dua bungkusan, yaitu 50 kantong plastik dan 100 botol, dengan jumlah total 153 ribu butir. Nilai barang ini sekitar 460 juta rupiah.
Untuk mengelabui petugas, pihak pengirim membuat keterangan isi barang berupa sparepart kendaraan serta barang tekstil. Alamat pengirim adalah sebuah toko di Kota Sidoarjo dan Gresik.







