
Mojokerto – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-116 Tahun 2023 yang digelar oleh Kodim 0815/Mojokerto terus mengukir berbagai capaian positif dalam memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan. Kali ini, sasaran program tersebut diarahkan ke Dusun Randurancang, Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Anggota Koramil 0815/11 Pungging, Sertu Sugiharto, yang bertugas sebagai Babinsa Randuharjo, ikut andil secara aktif dalam mempercepat pemerataan pembangunan di desa binaannya. Dalam TMMD Reguler Ke-116 ini, Sertu Sugiharto terjun langsung dalam setiap kegiatan sasaran fisik maupun non-fisik yang berlangsung di Desa Randuharjo.

Pada Senin (22/05/2023), Satgas TMMD bekerja sama dengan masyarakat setempat dan dibantu oleh Sertu Sugiharto fokus pada program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) yang ditujukan kepada Bapak Tialam (70), salah satu warga Dusun Randurancang. Pekerjaan renovasi yang dilakukan meliputi pemasangan dinding batako.
“Saya merasa terpanggil untuk membantu Pak Tialam, seorang warga kurang mampu dalam program TMMD ini,” ungkap Sertu Sugiharto.
Dengan adanya program TMMD 116, Sertu Sugiharto berharap dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu di Desa Randuharjo. Selain itu, program ini juga telah memberikan manfaat dan nilai tambah yang signifikan melalui perbaikan jalan, renovasi mushola, perbaikan sekolah, dan jambanisasi yang dilakukan di wilayah tersebut.
Tialam (70), warga RT 22 RW 07 Dusun Randurancang, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada anggota TNI yang turut serta dalam renovasi rumahnya. Ia mengungkapkan kegembiraannya atas bantuan renovasi yang diberikan oleh pemerintah dengan bantuan dari anggota TNI.
“Alhamdulillah, saya sangat senang mendapatkan bantuan renovasi rumah dari pemerintah yang pengerjaannya dilakukan oleh anggota TNI,” ujar Tialam.
Ia berharap bahwa dalam TMMD ini, semua warga kurang mampu di Desa Randuharjo dapat menerima bantuan serupa sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain bantuan bedah rumah, Tialam juga mendapatkan bantuan jambanisasi. Bahkan, pekerjaan pembangunan jamban sudah selesai 100%, tinggal melakukan pembersihan sisa material saja.
Pantauan di lapangan pada hari yang sama menunjukkan bahwa Satgas TMMD sedang menyelesaikan pemasangan dinding batako pada rumah milik Pak Tialam, yang sehari-harinya berprofesi sebagai petani.
Dengan semangat positif dan keberhasilan yang telah diraih dalam TMMD Reguler Ke-116 ini, diharapkan program ini dapat terus memberikan dampak yang nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Randuharjo. Kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di pedesaan.
Momentum ini juga menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain untuk melibatkan seluruh elemen dalam mendorong pembangunan yang merata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia. Teruslah berkreasi dan berkolaborasi, TMMD 116 Mojokerto!







