Banyuwangi – Akibat terpengaruh minuman keras, residivis penganiayaan dihajar para pemuda di depan RTH Karangharjo, Karangharjo, Glenmore Kamis, (27/1/2022) sore.
Dari kejadian tersebut, polsek Glenmore bergerak mengamankan para pemuda, termasuk residivis yang dihajar karena membawa barang menyerupai senjata api.
Terlihat di video, resedivis penganiayaan berjaket merah dihajar habis-habisan dan berhenti setelah ibu-ibu bermantel hitam melerai perkelahian.
Menurut warga di lokasi kejadian, Samsul, tidak begitu jelas awal kejadian perkelahian tersebut tiba-tiba sudah ramai masyarakat yang melerai perkelahian para pemuda tersebut.
Masih lanjutnya, para pemuda tersebut sekitar 8 orang menghajar residivis tersebut dan Samsul sendiri tidak bisa berbuat apa-apa karena takut.
Sementara itu, Kapolsek AKP Basori Alwi, SH. MH membenarkan kejadian perkelahian yang terjadi sekitar Jam 17.00 di depan RTH Karangharjo. Setelah mendapat laporan, tim langsung bergerak mengamakan para pemuda yang terlibat perkelahian.
Awalnya, candra muda yang beralamat di Tegalpakis, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Glenmore itu membawa kendaraan dalam keadaan mabuk dan membleyer sepanjang jalan.
Ketika di depan RTH Karangharjo ditegur oleh para pemuda yang sedang berteduh dan candra muda tersebut memukul salah satu pemuda dan terjadi perkelahian.
Para pemuda itu lari kocar kacir setelah tahu candra muda di pinggangnya membawa barang mirip senjata api. Namun setelah ditelusuri ternyata itu hanya korek api yang mirip senjata api.
Kasus ini sudah selesai setelah dimediasi kedua belah pihak yang bertikai dan tidak menuntut satu sama lain secara hukum. (aw)







