Gunung Kidul – Waktu razia sengaja dipilih malam hari saat hampir semua warga binaan lapas perempuan Kelas II B Wonosari berada di kamar tahanan. Puluhan petugas langsung menuju kamar dan memeriksa semua barang. Razia melibatkan aparat penegak hukum bertujuan sebagai antisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan lapas.
Selain memeriksa ruangan, tak luput petugas juga memeriksa barang pribadi yang disimpan ratusan warga binaan perempuan ini. Petugas berhasil menyita dan mengamankan sejumlah barang dari warga binaan. Beberapa barang bahkan masuk kategori berbahaya yang dapat mengancam keselamatan warga binaan. Barang-barang seperti cermin dianggap bisa disalahgunakan untuk melukai diri sendiri dan warga binaan lain.
Sementara itu, Kepala lapas perempuan Kelas II B Wonosari Ade Agustina mengatakan, barang terlarang lain juga masih banyak disimpan dan dipakai warga binaan. Beberapa barang seperti gagang kayu, selang panjang, peniti hingga beberapa peralatan lain langsung disita petugas gabungan.
Meski hanya berupa peralatan biasa, namun barang ini terlarang disimpan apalagi dipakai warga binaan. Dalam razia kali ini petugas gabungan tidak menemukan keberadaan barang narkotika. Razia juga bertujuaan untuk menciptakan kondusifitas di lingkungan lapas perempuan pada bulan ramadhan.
Terkait temuan barang-barang yang terlarang ini, petugas akan memperketat pengawasan dan pendataan di setiap ruangan. (red)







