Sidoarjo – Gunungan buah dan sayur di Desa Candi Negoro, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo menjadi pusat perhatian warga setempat hingga uang ini menjadi incaran. Dalam sebuah pemandangan yang memukau, ratusan warga dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lansia, bersemangat merebut gunungan buah dan sayur yang tersaji di halaman Balai Desa setempat.
Ini adalah momen istimewa di mana sekitar 5 gunungan buah dan sayur spektakuler ini, yang dibuat oleh masing-masing warga dari lima dusun yang ada di Desa Candi Negoro Wonoayu, dikumpulkan menjadi satu di kantor desa. Gunungan ini bukan hanya sekadar tradisi semata, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kerukunan di antara warga desa ini.
Selain sebagai upaya menjalin kerukunan antar sesama, gunungan berkah ini juga berisi beragam buah-buahan dan sayuran yang menggambarkan kekayaan alam daerah ini. Namun, ada satu elemen istimewa yang membuat gunungan ini semakin berarti, yaitu uang yang ditaburkan di antara buah-buahan dan sayuran. Uang tersebut menjadi incaran warga dan menambah semangat dalam berebut gunungan ini.
Menurut Sekretaris Panitia Gebyar Maulid Nabi, momen ini tidak hanya menjadi ajang kegembiraan, tetapi juga wujud rasa syukur warga Desa Candi Negoro dalam menyambut Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semangat kebersamaan dan rasa syukur ini tercermin dalam semangat beramai-ramai warga yang saling berbagi kebahagiaan.
Tidak hanya itu, kelima dusun yang berpartisipasi dalam pembuatan gunungan ini juga mendapatkan penghargaan istimewa berupa piagam penghargaan. Ini adalah bentuk apresiasi untuk usaha keras dan kerja sama mereka dalam menciptakan kegiatan yang memperkuat kesatuan dan kebersamaan di Desa Candi Negoro Wonoayu, terutama dalam momen suci bulan Maulid.







