spot_img
Jumat, Mei 1, 2026
Beranda BERITA VIDEO Ratusan Siswa MINU KH Mukmin Rela Antri untuk Berbicara Dengan Bule Asal...

Ratusan Siswa MINU KH Mukmin Rela Antri untuk Berbicara Dengan Bule Asal Perancis

333

Sidoarjo – Suasana di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Kiai Hasan Mukmin Sidoarjo sangat antusias ketika kedatangan tamu istimewa dari Perancis, yaitu Solene, seorang pegiat hithoterapi dari Surabaya. Ratusan siswa tampak bersemangat, duduk di depan panggung madrasah, sambil membawa buku panduan bahasa Inggris. Bahkan ada yang rela antri panjang demi kesempatan untuk maju ke depan dan berbicara langsung dengan bule menggunakan bahasa Inggris.

Setiap siswa dengan berani maju dan berbicara dengan Solene. Pertanyaan yang diajukan siswa kepada bule Perancis ini sangat beragam, termasuk topik tentang hal-hal yang disukai di Indonesia, cara belajar bahasa Perancis, dan banyak pertanyaan menarik lainnya.

Tidak hanya di panggung madrasah, Solene juga berkeliling ke setiap kelas. Siswa-siswa yang sedang mengikuti pembelajaran terlihat sangat girang. Setelah berbicara, para siswa dan guru berkesempatan untuk berfoto bersama Solene, menciptakan kenangan indah yang tak terlupakan.

Aisyah, seorang siswi dari Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Kiai Hasan Mukmin, menyatakan kegembiraannya, “Saya sangat senang hari ini karena bisa berkenalan langsung dan berfoto bersama bule. Ini pengalaman yang luar biasa!”

Rahma, siswi lainnya, juga mengungkapkan kebahagiannya, “Ini adalah pengalaman yang tidak terlupakan. Kami berani berbicara dengan bule menggunakan bahasa Inggris, dan itu sangat mengasah kemampuan berbahasa kami.”

Pihak madrasah dengan sengaja mengundang bule ini sebagai bagian dari upaya untuk melatih mental siswa agar berani berbicara dengan warga negara asing menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, ini juga merupakan ajang bagi siswa untuk mempraktikkan bahasa Inggris yang telah mereka pelajari di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Kiai Hasan Mukmin Sidoarjo.

Anis Faridah, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Kiai Hasan Mukmin Sidoarjo, menjelaskan, “Kami berencana untuk secara rutin mendatangkan warga negara asing, minimal tiga bulan sekali, ke madrasah ini. Selain itu, kami juga akan menyelenggarakan program studi keluar negeri bagi anak-anak kami agar mereka dapat memperbaiki kemampuan berbahasa Inggris dan memahami budaya dari negara lain.”

Harapannya adalah pemahaman dan kemampuan berbahasa, terutama bahasa Inggris, yang telah diajarkan kepada siswa-siswa di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama Kiai Hasan Mukmin Sidoarjo akan terus berkembang dengan lebih baik lagi. Dengan inisiatif seperti ini, diharapkan siswa-siswa akan semakin siap untuk menghadapi tantangan global di masa depan.