Nganjuk – Ratusan massa dari Forum Peduli Masyarakat Ngepung (FPMN) bersama petani wilayah Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk melakukan aksi demo di depan Pendopo Kabupaten Nganjuk.
Aksi demo itu menuntut Bupati mencabut SK (Surat Keputusan) Bupati tentang pupuk yang dianggap merugikan petani. Karena salah satu isi dari SK Bupati berisi mengurangi subsidi pupuk sehingga petani semakin kesulitan dan merasa sengsara.
Selain itu, kelangkaan pupuk di setiap musim tanam selalu membuat petani susah. Oleh karena itu petani berharap Bupati dapat memberikan solusi atas kelangkaan pupuk dan bukan mengurangi subsidi pupuk.
Dalam pertemuan Plt Bupati Nganjuk mengatakan, kuota pupuk yang menentukan adalah pusat dan pihaknya hanya meneruskan SK Gubernur.
Ditambahkan, Plt Bupati Dinas Pertanian meminta supaya memetakan kebutuhan pupuk petani masing-masing desa. Sehingga kelebihan pupuk di salah satu desa dapat digunakan di desa lain.
Saat Plt Bupati menemui pendemo, Ketua FPMN, Suyadi mengatakan, ada tiga poin yang telah disampaikan. Poin pertama tekait pupuk, kedua terkait hama tikus yang menyerang tanaman petani, dan ketiga terkait dam yang berada di Tertobinangun yang menurut mereka merugikan 6 desa di Kecamatan Patianrowo.
Apabila tidak ada tindakan dari Pemerintah Daerah, para demontrans akan melakukan aksi kembali dengan massa yang lebih banyak.
Diharapkan dari hasil pertemuan ditindak lanjuti pemerintah daerah supaya petani tidak kesulitan mencari pupuk lagi. (sh)







