Puluhan Ternak Sapi di Kediri Mati Mendadak, Dinas Peternakan Bertindak Cepat Melakukan Rapid Test

52

KEDIRI, MADUTV – Jelang Hari Raya Idhul Adha, puluhan ekor ternak sapi di Kediri Mati Mendadak.

Kondisi itu terjadi di wilayah Kecamatan Tarokan,Kabupaten Kediri, Jawatimur. Sapi-sapi tersebut mati mendadak tidak memiliki gejala apapun sebelum peristiwa itu terjadi.

Dari kondisi itu usai mendapatkan laporan, Dinas Peternakan Kabupaten Kediri,Jawatimur langsung mendatangi lokasi kandang milik warga dan Ternak Sapi yang sudah mati sudah terlanjur di kubur oleh pemiliknya. Setidaknya ada sekitar 20 ekor Sapi yang mati mendadak di pertengahan bulan Mei 2024.

Tutik Purwaningsih selaku Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kediri kepada jurnalis mengungkapkan, sejauh ini laporan yang masuk ke kami, ada 8 peternak yang hewan hewan sapinya mati mendadak, dengan total 20 ekor. Dan kami langsung melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel hewan ternak yang masih hidup. karena saat kejadian pemilik ternak tidak melaporkan kepada kami.

“Untuk mengetahui penyebab kematian, petugas melakukan Rapid Test
Terhadap hewan ternak yang tidak mati dan berada dalam satu kandang, “ungkapnya

Lebih lanjut pihaknya juga mendatangi lokasi kandang kandang ternak milik warga yang lain untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan bersama.

‘hewan ternak diambil sampel lendir hidung dan mulutnya,apakah hewan sapi tersebut terjangkit penyakit
Mulut dan Kuku ( PMK )atau tidak. Selanjutnya lendir dari sapi diperiksa menggunakan alat khusus, namun dari pemeriksaan tidak menunjukkan gejala yang mengarah ke PMK.

Sementara itu salah satu pemilik ternak yang sapinya mati mengungkapkan, sebelum mati tidak ada gejala pada hewan ternaknya, bahkan dua jam sebelum mati hewan ternaknya masih makan rumput seperti biasa.

“kondisinya hewan ternak saya sehat, dan tidak ada gejala atau tanda-tanda apapun. tiba-tiba pukul 02.00 dinihari hewan sapinya mengeluarkan bunyi sebanyak 3 kali, dan saat dilihat, sapinya sudah ambruk dan mati. selanjutnya sapi yang mati saya kuburkan di belakang rumah,”jelas Bakur saat ditemui jurnalis

Hingga saat ini Dinas Peternakan Kabupaten Kediri belum bisa mengambil kesimpulan dan memastikan kematian ternak disebabkan karena apa. Pihak Dinas mengintensifkan pemeriksaan dan sosialisasi kepada peternak untuk menjaga kebersihan kandang dan memberikan ternaknya dengan Vitamin.(ef)