spot_img
Minggu, Maret 15, 2026
Beranda Jawa Timur PTM SMP di Surabaya Dialihkan Sementara ke Daring

PTM SMP di Surabaya Dialihkan Sementara ke Daring

296

Surabaya – Pembelajaran Tatap muka (PTM) di Kota Surabaya, Jawa Timur, beralih sementara ke sistem daring menjelang Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SMP yang merupakan program pemerintah pusat.
“Jadi saat ini kami berkonsentrasi untuk mempersiapkan ANBK. Kegiatan ini pesertanya adalah kelas 8. ANBK itu akan terlaksana pada 4-7 Oktober 2021,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Sekolah Menengah (Sekmen) Dispendik Kota Surabaya. Ia bernama  Tri Aji Nugroho di Surabaya, Kamis.

Nantinya ANBK ini hampir mirip dengan ujian nasional yang menggunakan komputer. Bahkan, kini Dispendik tengah mempersiapkan pengawas hingga administrasinya.

“Sistemnya nanti hampir mirip dengan UN (ujian nasional) dulu. Jadi, mereka akan mengerjakan soal langsung di komputer untuk mengukur kompetensi dan numerasi siswa,” kata dia. Oleh karena itu, dalam rangka sterilisasi tempat, persiapan sarpras dan  administrasi di sekolah, serta supaya pelaksanaannya lebih lancar. Maka pembelajaran di SMP harus terlaksana secara daring sampai ANBK selesai.

“Mulai hari ini beralih ke daring, dan mungkin pada hari Senin (11/10), PTM di SMP bisa dilakukan kembali, karena ANBK-nya sudah selesai,” ujarnya.

Aji juga memastikan bahwa pada saat pelaksanaan ANBK, Dispendik akan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan, pelaksanaan ANBK itu sudah menlalui asesmen oleh Satgas COVID-19 Surabaya. Sehingga, nantinya pelaksanaannya akan terbagi ke dalam beberapa sesi dan setiap sesi di dalam kelas hanya 15 siswa.

“Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan Dinkes untuk mengatur jadwal tes swab siswa. Khusus yang akan mengikuti ANBK ini, karena kita berharap nantinya siswa yang mengikuti ANBK benar-benar sehat. Inilah bentuk kehati-hatian kami di masa pandemi ini,” ujarnya.

Selain itu, Aji juga membantah adanya klaster sekolah di Kota Surabaya yang menyebabkan PTM SMP tiada.. Menurutnya, PTM itu bukan tiada atau terhenti. Akan tetapi, sementara beralih sistem karena sekolah tengah mempersiapkan ANBK ini.

“Tes usap bagi siswa itu merupakan bentuk kehati-hatian pemkot selama menggelar PTM di sekolah,” katanya. (Antara/ah)