
Probolinggo – Budaya unik biasa di lakukan oleh warga Desa Racek, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, yakni menjaga dan tidur di atas kuburan orang yang baru meninggal. Konon penjagaan tersebut tradisi sejak turun temurun dengan tujuan agar mayat yang baru di kubur tersebut aman dari jenglot.
Warga Desa Racek, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo melakukan tradisi jaga dan tidur di atas makam warga yang baru meninggal dunia. Kegiatan tersebut merupakan tradisi turun temurun, yang hingga kini seluruh warga desa setempat masih melakukan kegiatan tersebut.
Pasalnya para warga menjaga dan tidur di atas kuburan yang masih belum ada batu nisannya. Ini bertujuan agar jasad manusia yang baru meninggal tersebut aman dari serangan jenglot. Menurut keterangan warga Desa Racek, jenglot adalah pemakan jasad manusia yang baru meninggal dunia.
Sementara itu mewakili Ketua MUI Kecamatan Tiris, dalam hal ini Pengurus MUI Tiris, Ustadz Imron Hamzah berharap jika ada warga yang baru meninggal penggalian liang lahat atau kuburan hendaknya kedalamannya disesuaikan dengan syariat Islam. Sehingga jasad yang di kubur baunya tidak terciuam oleh binatang buas atau jenglot yang selama ini warga setempat mempercayainya. (skj)







